JIC, Qatar — Qatar Chamber dan United World Halal Development menandatangani sebuah perjanjian penyelengaraan Hari Halal Sedunia pada 1 November 2018. Qatar Chamber menjadi tuan rumah Hari Halal Sedunia tahun depan.
Dilansir dari The Peninsula, Qatar Chamber memastikan partisipasinya itu dalam kegiatan World Summit of Halal (KTT Halal Sedunia) di Istanbul, Turki. Hari Halal Sedunia bertujuan untuk menciptakan pemahaman mendalam tentang halal dan meningkatkan perdagangan (Qatar), kata Ketua Qatar Chamber, Sheikh Khalifa bin Jassim Al Thani, Rabu (29/11).
Hari Halal Sedunia merupakan konferensi halal internasional yang dirayakan pada 1 November setiap tahun. Perayaan itu bertujuan memperkenalkan makanan halal untuk semua, memerangi kelaparan, melestarikan alam, dan membangun suatu komunitas.
Khalifa menegaskan pentingnya menyelenggarakan kegiatan bertaraf internasional itu. Ia optimistis kegiatan itu mendorong dan memperkenalkan kuliner lokal, kosmetik, perjalanan dan pariwisata. Ia berharap kegiatan itu mampu menarik minat perusahaan infrastruktur berinvestasi di Qatar, sebagai bagian persiapan Piala Dunia 2022.
“Ini meningkatkan kesadaran akan isu dan masalah terkini terkait ekonomi halal dan tindakan pencegahan,” ujar Khalifa.
Terkait KTT Halal Sedunia, ia meyakini konferensi itu menyediakan platform bagus untuk pemain kunci pasar halal, guru, dan pemimpin sektor industri dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi potensi besar industri halal dan hasil kreatif pasarnya melalui platform B2B (bisnis pada bisnis).
Khalifa mengatakan pasar halal berkembang pesat. Ia menjabarkan perkembangannya mencapai 4 triliun dolar Amerika Serikat (AS) di dunia. Hal itu membuat negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengaktifkan kontribusinya terhadap pasar halal. Terutama, karena pangsa mereka hanya sekitar 20 persen dari keseluruhan perdagangan halal dunia.
Sumber ; republika.co.id













