
“Bacalah Al-Qur’an maka sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat, memberikan syafaat bagi para penghafalnya.” (HR. Muslim)
JIC – Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Untuk Muslim, Al-Quran merupakan Firman Allah yang di wahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya. Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang sangat berharga bagi umat Islam sampai saat ini. Di dalamnya terkandung petunjuk dan pedoman bagi umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup baik di dunia maupun akhirat.
Kemajuan zaman di berbagai bidang dengan diiringi perkembangan IPTEK membuat manusia mengalami reorientasi tujuan hidup. kehidupan modern berdampak terhadap aspek sosial dan psikologis dari masyarakat. Sebagian besar umat Islam saat ini khususnya menjadi obyek kemajuan zaman dan korban teknologi di era global.
Fenomena ini dapat dirasakan bahwa umat Islam lebih banyak membaca media cetak maupun media lain daripada membaca Al-Qur’an. Padahal sesungguhnya Al-Qur’an lah yang menyelamatkan dunia akhirat, memberikan ketenangan lahir maupun batin kita manusia sudah memilih bacaan terbaiknya Al-Qur’an, ketika sudah menjadikan obat penenang terbaiknya Al-Qur’an. Keadaan pergeseran ini tentu harus disikapi dengan sebuah gagasan yang cemerlang dan dapat mengena menjadi satu solusi, dan tentunya kewajiban semua kaum muslimin untuk memberikan jawaban terhadap problem pergeseran ini.
Tak terkecuali media dakwah dan lembaga bimbingan Al-Qur’an yang harus berada di barisan depan untuk mengusung solusi agar segera mampu menghalau laju pergeseran yang menjauhkan mahluk terhadap sang penciptanya. Terciptalah satu kerjasama Radio JIC dengan Sahlan Community sebagai lembaga bimbingan Al-Qur’an dalam bentuk kerjasama ON AIR dengan program “Gema Al-Qur’an ON AIR” yang mengudara tiga kali sepekan seiring waktu berjalan, antusias pendengar semakin bertambah, maka dibuatkanlah satu OFF AIR yang mempertemukan langsung dalam satu majelis sesama pendengar, jamaah Ngaji Sahlan Community, Crew Radio dan seluruh tenaga Pengajar yang tergabung di Sahlan Community.
Acara yang bertemakan “Gerakan Mahabbah Al-Qur’an” ini mengundang pembicara Ustadz Zainal Abidin, S.Pd.i (pendiri Sahlan Community) yang akan membahas tema “Menemukan Solusi Dibalik Ilusi dalam menghafal Al-Qur’an”. Tidak hanya itu, narasumber lainnya ialah Ustadz Yudin Rahmat, Lc (konsultan Tadabbur Al-Qur’an) dengan tema “Keajaiban di Balik Kewajiban Terhadap Al-Qur’an).
Maksud dan Tujuan terselenggara acara OFF AIR ini ialah sebagai media silaturahim Jakarta Islamic Centre, Sahlan Community dan seluruh peserta yang hadir. Selain itu juga, sebagai wahana untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan sebagai media komunikasi antara pengelola rumah tahfidz dengan seluruh jamaahnya. Lalu, mensosialisasikan metode mudah menghafal Al-Qur’an, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Peserta yang mengikuti kegiatan ini akan memperoleh paradigma baru dalam menghafal Al-qur’an, mendapatkan motivasi menghafal dari pakar Tadabbur Al-Qur’an, berpartisipasi dalam gerakan 1.000 rumah tahfidz dan tentu bertambahnya saudara yang mencintai Al-Qur’an. OFF AIR ini akan terselenggara pada :
Hari/Tanggal : Ahad, 26 Maret 2017
Pukul : 08.00 – 11.30 WIB
Tempat : Gedung Sosial Budaya Ruang Teater JIC
Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Menghadirkan Bintang Tamu Wilda Hanifah Finalis Hafizh Indonesia 2014 RCTI*. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi Novan 089696499904, Leo S. 085878418133, Tofan H. 082216148523.
Hadiri dan ajaklah sahabat, saudara serta keluarga semua untuk dapat belajar, membaca dan menghafal Al Qur’an bersama. (ZS)












