Bekasi (islamic-center.or.id)–Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi menjajaki kerja sama dengan Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Muhammadiyah, khususnya dalam mencetak kader ulama.
Hal tersebut disampaikan Ketua PDM Kabupaten Bekasi H. Bakir Nurhadi saat menerima kunjungan Kaprodi beserta jajaran dosen Prodi HKI UM.ID di Kantor PDM Kabupaten Bekasi, Ruko Permata Blok A3/1, Metland Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PDM Kabupaten Bekasi H. Bakir Nurhadi, Wakil Ketua H. Arifin, Ketua Majelis Tabligh KH. Iyan Cakra Binekas, perwakilan Majelis Wakaf Raharto, serta perwakilan Majelis Hukum dan HAM Rahmat Banu Widodo, M.I.Kom., dan Abdul Chalim, S.H.
Dari Prodi HKI UM.ID hadir Ketua Program Studi Musyaffa Amin Ash Shabah, M.H., Dr. Suprihatin, Dr. Isfandayani, M.Si., Drs. Agus Supriyanto, M.Hum., dan Oni Wastoni, S.H., M.H.
Pertemuan yang dipandu H. Arifin berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam sambutannya, Bakir Nurhadi menyampaikan apresiasi atas terjalinnya komunikasi antara PDM Kabupaten Bekasi dan Prodi HKI UM.ID. Menurut dia, Muhammadiyah Kabupaten Bekasi akan terus membuka ruang kolaborasi dengan UM.ID demi memperkuat dakwah Persyarikatan.
“Insya Allah kita akan mengajak kader-kader Muhammadiyah dari seluruh cabang dan ranting untuk menempuh pendidikan di Prodi HKI UM.ID, terutama dalam rangka mencetak kader ulama Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Isfandayani, M.Si., menjelaskan bahwa Prodi HKI UM.ID menawarkan sejumlah skema beasiswa bagi calon mahasiswa. Skema tersebut meliputi Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Ahmad Dahlan, serta skema beasiswa yang akan diupayakan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kami menawarkan skema KIP bagi kader-kader Muhammadiyah, termasuk Beasiswa Ahmad Dahlan. Kami berharap kolaborasi antara PDM Kabupaten Bekasi dan Prodi HKI UM.ID dapat meningkatkan mutu kampus sekaligus kualitas SDM kader Muhammadiyah,” katanya.
Sekretaris Majelis Hukum dan HAM PDM Kabupaten Bekasi Rahmat Banu Widodo menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, banyak program yang dapat disinergikan untuk memperkuat eksistensi Prodi HKI UM.ID sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Salah satu yang dapat dikolaborasikan adalah pelatihan paralegal serta pembukaan layanan konsultasi hukum keluarga,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Tabligh PDM Kabupaten Bekasi KH. Iyan Cakra Binekas berharap kerja sama tersebut dapat melahirkan program-program strategis dalam pembinaan kader Muhammadiyah.
“Banyak kader Muhammadiyah yang perlu terus didorong agar menjadi kader ulama. Mudah-mudahan kerja sama ini menjadi langkah awal yang baik,” katanya.*












