Home News Update Dunia Islam KTT TAHUNAN ALBARAKA DI LONDON BAHAS PERAN KEUNANGAN SYARIAH BAGI EKONOMI GLOBAL

KTT TAHUNAN ALBARAKA DI LONDON BAHAS PERAN KEUNANGAN SYARIAH BAGI EKONOMI GLOBAL

0
19
Ilustrasi: Kota London [AA]

LONDON (islamic-center.or.id) – Pemimpin keuangan dan bisnis global, pembuat kebijakan, serta pakar industri akan berkumpul di London pada 13–14 Oktober untuk mengikuti AlBaraka Summit Tahunan ke-5 guna membahas peran keuangan Islam dalam pembangunan ekonomi.

Acara dua hari yang diselenggarakan dengan tema Ethics in Action: Rebuilding Foundations and Advancing the Global Impact of the Islamic Economy ini akan berlangsung di JW Marriott Grosvenor House.

Anadolu bertindak sebagai mitra komunikasi global untuk KTT tersebut.

Pertemuan ini akan menghimpun para menteri pemerintah, ulama, dan perwakilan dari pasar negara berpenduduk mayoritas Muslim maupun non-Muslim. Mereka akan mengeksplorasi investasi etis, inklusi keuangan, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Diskusi akan berfokus pada penerjemahan prinsip-prinsip ekonomi Islam—termasuk keadilan, akuntabilitas, pembagian risiko (risk-sharing), dan tanggung jawab sosial—menjadi hasil praktis di pasar keuangan, regulasi, teknologi, dan pembangunan ekonomi.

Agenda KTT mencakup perbankan syariah dan pasar modal, kebijakan dan regulasi, keuangan sosial, takafur, wakaf dan zakat, serta digitalisasi dan kewirausahaan.

Penyelenggara menyatakan bahwa para peserta juga akan mengkaji peran pusat-pusat keuangan internasional dalam memajukan ekonomi Islam.

Penerapan Etika dalam Tindakan

“Ekonomi Islam selalu memiliki makna yang lebih luas dari sekadar produk keuangan. Fondasinya menghubungkan aktivitas ekonomi dengan keadilan, akuntabilitas, dan tanggung jawab kepada masyarakat,” kata Yousef Hassan Khalawi, Sekretaris Jenderal AlBaraka Forum for Islamic Economy, dalam sebuah pernyataan.

“Tantangan di hadapan kita adalah memastikan prinsip-prinsip tersebut tidak sekadar didiskusikan, tetapi benar-benar diterapkan dalam tindakan,” tambahnya.

Khalawi menyatakan bahwa posisi London sebagai pusat keuangan internasional utama menjadikannya tempat yang penting untuk diskusi tentang masa depan keuangan Islam.

“London menyediakan sarana penting untuk dialog tersebut, menghubungkan keuangan Islam dengan salah satu pusat keuangan internasional terkemuka di dunia,” ujarnya.

Panel direktur utama perbankan syariah pada hari pertama akan mengkaji kebijakan, regulasi, dan arah global sektor ini, termasuk evolusi kerangka regulasi, peran etika dalam kebijakan publik, serta prioritas untuk fase industri berikutnya.

KTT ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana keuangan Islam dapat memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi dengan menghubungkan aktivitas keuangan dengan prinsip-prinsip etis dan tanggung jawab sosial yang lebih luas. [Anadolu Agency]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − 8 =