Home News Update Islam Indonesia PRESIDEN JOKOWI : BANGUN BANGSA DENGAN PERKUAT SINERGI ULAMA DAN UMARA

PRESIDEN JOKOWI : BANGUN BANGSA DENGAN PERKUAT SINERGI ULAMA DAN UMARA

0
350

JIC – Sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama sangat penting dalam membangun sebuah bangsa seperti Indonesia. Keduanya saling membutuhkan satu sama lain untuk kepentingan kehidupan masyarakat secara luas.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Zikir Kebangsaan dan Rakernas Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (21/02). Menurutnya, pemerintah berkepentingan untuk memperoleh masukan dan doa dari para ulama. Untuk itu, ia berharap silaturahim antara umara dan ulama terus ditingkatkan.

“Ulama memandu umat agar lebih mendalami ilmu agama. Ulama juga menjadi penyalur suara dari masyarakat, rakyat, umat, santri, pondok pesantren yang ada di seluruh Tanah Air. Selain itu, pemerintah juga berkepentingan untuk menyampaikan kepada umat dan masyarakat mengenai program pemerintah yang telah kita lakukan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga berharap agar seluruh ulama mengajak masyarakat untuk membangun keteguhan, kedamaian dan kesejukan di seluruh wilayah Tanah Air, terutama di daerah yang akan menyelenggarakan pilkada baik bupati, walikota maupun gubernur.

“Ini adalah pesta demokrasi rakyat kita. Jangan sampai di dalam pilkada, yang ada justru saling mencela, mencemooh, menjelekan, memfitnah, menebar kabar yang tidak benar, kabar bohong, dan hoax. Itu sangat dilarang agama kita,” pesannya.

Ia mengatakan pilkada seharusnya bisa berperan dalam membangun negara ini. “Marilah kita jaga ukhuwah kita, Islamiyah, wathaniyah, dan dengan menjaga kerukunan dan peratuan itu kita akan bisa membangun negara dalam rangka memakmurkan rakyat,” ajaknya.

Pesan yang sama juga disampaikan Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin. Menurutnya, keutuhan bangsa harus diutamakan. Karenanya, kerukunan antar semua komponen bangsa, khususnya ulama dan umara, harus diperkut.

“Keutuhan bangsa harus diutamakan. Kerukunan antara semua komponen bangsa, khususnya ulama dan umara, harus terus diperkuat. Melalui zikir kebangsaan ini, akan kita satukan dan terus bina hubungan baik antara ulama dan umara,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini para kyai, ulama, dan pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, ikut mendampingi Presiden, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin beserta sejumlah menteri Kabinet Kerja. Adapun kegiatan yang mengusung tema “Komitmen Islam Kebangsaan Menuju Orde Nasional” ini setidaknya membahas empat hal, yaitu zikir, halaqah, sosial, dan ekonomi.

Sumber : gomuslim.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven + 13 =