JIC- Selasa (30/12) Masjid sejak masa Rasulullah SAW hingga akhir zaman nanti senantiasa akan memiliki peran besar, namun Masjid tidak akan aktif jika tidak ada pengelolaan yang baik di dalamnya. Kepala Bidang Takmir Jakarta Islamic Centre menjelaskan akan pentingnya masjid dengan manajemen yang baik, maka salah satu faktor yang mendukung adalah kepengurusan yang ada harus senantiasa mengikuti perkembangan atau era yang ada.
Jakarta Islamic Centre mengadakan acara silaturahim antar pengurus masjid dengan tema Membangun Kemandirian Masjid Melalui Silaturahmi Pengurus Masjid. Acara ini dihadiri oleh 46 peserta yang telah dibuka pada pukul 09.00 WIB oleh KH. Hudrin Hasbullah, MM, Kepala Bidang Takmir JIC di Ruang Audiovisual JIC.
Pertemuan ini guna mengenalkan kepada masyarakat sejauh mana pencapaian progres Jakarta Islamic Centre (JIC) selama ini. JIC merupakan kebanggaan Jakarta dan warga Jakarta Utara. Masjid yang telah diresmikan pada tahun 2003 ini selain memiliki visi dan misi yang sangat tinggi dan didukung oleh fasilitas bangunan yang monumental.
Dalam paparan narasumber Dr. KH. Adian Husaini, M.Si, Masjid menjadi benteng umat, baik jasmani maupun rohani. Peran utama masjid tersebut adalah melalui penguatan intelektual dan sumber daya manusia muslim, dimana masjid diharapkan dapat mengembangkan program pendidikan Islam bagi jamaah masjid dan program pendidikan pengkaderan para ulama.
Adian juga menambahkan bahwa pengurus dan imam masjid hendaknya berperan besar dalam mengembalikan peradaban Islam. Langkah penting lainnya yang harus dilakukan adalah dengan meluruskan kembali sejarah Islam di Indonesia yang banyak mengalami distorsi baik mengenai sejarah Islam masuk ke Indonesia maupun sejarah perjuangan dakwah Wali Songo dan pahlawan-pahlawan pejuang kemerdekaan Indonesia.












