Home News Update Dunia Islam SIAPA SAJA PARA KORBAN PENEMBAKAN MASJID DI SELANDIA BARU? (1)

SIAPA SAJA PARA KORBAN PENEMBAKAN MASJID DI SELANDIA BARU? (1)

0
382

Warga meninggalkan karangan bunga dan pesan-pesan penghormatan bagi korban serangan teror di dua masjid di Christchurch. Salah satunya berisi pesan dalam bahasa Maori, “Kia Kaha” yang berarti “tetap kuat”.

JIC, JAKARTA–Sebanyak 50 orang meninggal dunia dalam aksi penembakan yang terjadi di dua gereja di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Polisi mengatakan mereka telah membagikan identitas para korban pada pihak keluarga, namun belum memberikan pengumuman secara publik.

Komisaris Polisi Mike Bush mengatakan jenazah korban penembakan masih belum diserahkan pada pihak keluarga karena pihak berwajib masih harus menentukan penyebab kematian dari tiap jenazah.

Serangan teror di Christchurch: ‘Hari terkelam di Selandia Baru’

 

Namun beberapa hal mulai jelas bahwa korban berasal dari berbagai negara di dunia dan kebanyakan dari mereka adalah pengungsi yang menganggap Selandia Baru adalah rumah baru mereka yang aman.

Beberapa nama di bawah ini adalah mereka yang dilaporkan meninggal atau masih hilang:

Mucad Ibrahim, 3

Mucad belum terlihat sejak penembakan terjadi di Masjid Al Noor yang berlokasi di Deans Avenue.

Dia sedang berada di masjid bersama kakaknya, Abdi dan ayah mereka. Keduanya berhasil menyelamatkan diri.

Keluarga telah mendatangi rumah sakit yang menangani korban penembakan, tapi Mucad masih belum ditemukan.

“Kami berpikir dia adalah salah satu yang mungkin meninggal di masjid…sekarang ini, semua mengatakan dia sudah meninggal,” ujar sang kakak, Abdi kepada media online setempat.

“Sungguh berat, semua orang menelepon dan menanyakan apakah kami butuh bantuan. Ini momen yang sangat sulit, kami belum pernah mengalami hal seperti ini.”

Abdi menyebut Mucad adalah bocah yang “penuh energi, ceria, dia suka tersenyum dan tertawa.”

Polisi telah mengonfirmasi setidaknya ada satu bocah yang ditemukan meninggal dan beberapa lainnya terluka. Namun identitas mereka belum diungkap.

Sekolah menengah Cashmere di Christchurch telah mengonfirmasi bahwa dua siswa mereka dan satu orang alumnus hilang. Sementara satu orang siswa kini berada di rumah sakit.

Dawud Nabi, 71

Sebuah ponsel menunjukkan foto Daud Nabi.Hak atas fotoREUTERS
Image captionDaud Nabi.

Dawud Nadi adalah korban pertama yang berhasil diidentifikasi. Dia lahir di Afghanistan, namun kemudian pindah ke Selandia Baru bersama keluarganya pada tahun 1980an, untuk melarikan diri dari invasi Uni Soviet.

Dia berprofesi sebagai insinyur, dan disebut sangat menyukai mobil kuno. Setelah pensiun, Dawud menjadi ketua komunitas di lingkungan rumahnya. Dia adalah ketua asosiasi warga Afghanistan di lingkungannya dan dikenal sebagai pendukung kolompok migran.

Daud Nabi diyakini mengadang pelaku penembakan untuk melindungi umat lain saat serangan terjadi.

Putranya, Umar, mengatakan pada NBC News: “Tidak peduli dari mana Anda berasal, baik itu Palestina, Irak, Suriah — dia akan selalu jadi orang pertama yang menyambut kedatangan Anda.”

 

sumber : bbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + fifteen =