Home News Update PEMILU: SIAPA SWING VOTERS DAN UNDECIDED VOTERS DALAM PILPRES? (1)

PEMILU: SIAPA SWING VOTERS DAN UNDECIDED VOTERS DALAM PILPRES? (1)

0
374

tidak semua pemilih mendukung satu partai dalam setiap pemilihan yang diikutinya.

JIC, JAKARTA–Sekitar 11% hingga 15% pemilih mengatakan mereka masih ragu-ragu dalam memilih calon presiden Joko Widodo atau Prabowo Subianto, kurang dari sebulan sebelum pemilihan presiden pada 17 April.

Mereka adalah apa yang oleh lembaga survei disebut sebagai swing voters dan undecided voters.

Ketua Umum Perkumpulan Swing Voters, Adhie Massardi menyebut mereka adalah masyarakat atau pemilih rasional yang berjumlah sekitar 30% di setiap pemilu. Mereka biasanya tidak puas dengan kinerja pemerintah dan tidak ‘sreg’ dengan kandidat yang dicalonkan.

“Swing voters ini sampai hari tertentu dia tetap ditengah, tapi kemudian pada saatnya memilih kita baru menentukan pilihan,” ujar Adhie kepada BBC News Indonesia, Senin (25/03).

Survei dari paling tidak lima lembaga survey menempatkan elektabilitas presiden petahana Joko Widodo sekitar 53%, sementara Prabowo Subianto sekitar 33%. Masing-masing kubu menyatakan berupaya berebut suara swing voters dalam kampanye terbuka yang digelar mulai hari Minggu (24/03 lalu.

Suara swing voters yang nota bene merupakan millenial, menjadi rebutan.

“Kita sadar betul bahwa millenial memang segmen terbanyak dalam swing voters, mengapa mereka masih swing, karena mereka adalah kaum paling kritis dan kaum paling susah untuk diyakinkan karena mereka ini memilih sesuatu bukan karena tidak suka, tapi melihat mana yang programnya rasional dan tidak rasional,” ujar Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean.

pemiluHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionIndonesia akan menggelar Pemilu Legislatif dan Presiden pada 17 April mendatang

Sementara, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga menggagap, suara swing voters berguna untuk ‘menebalkan’ elektabiltas Jokowi.

Salah satu strategi mereka mendapat suara pemilih yang masih ragu-ragu adalah tiga kartu sakti untuk ‘merayu’ swing voters millenial.

“Yang kita tunjukkan selalu adalah program-program yang memang men-support teman-teman milennial berkembang. Dan Pak Jokowi sangat concern untuk itu,” ujar Arya.

Siapa yang disebut swing voters?

Swing voter adalah istilah untuk merujuk mereka yang pada pemilu sebelumnya mendukung partai A, tetapi pada pemilu mendatang dapat berubah mendukung partai B. Sementara undecided voters merujuk pada kelompok pemilih yang belum menentukan pilihan

Ketua Umum Perkumpulan Swing Voters, Adhie Massardi mengungkapkan kebanyakan tinggal di kota besar dan berasal dari kalangan terdidik.

Pemilh pemula yang berusia 17 hingga 20 tahun juga banyak yang memilih untuk tidak memilih.

pemiluHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionSurvei Charta Politika menunjukkan 11 persen pemilih masih menyatakan ragu untuk memilih

 

“Ada juga di daerah, di pelosok-pelosok. ini karena belum teredukasi oleh penyelenggara pemilu,” ujarnya.

Adapun menurut survey termutakhir dari lembaga survei Charta Politika, jumlah pemilih yang belum memutuskan sebanyak 11%.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, keraguan menggejala di kalangan pemilih berusia 21-35 tahun, yang disebutnya sebagai “pemilih rasional”.

Adapun swing voters banyak ditemui antara lain di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

 

 

sumber : bbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × three =