Home Khazanah Islam RIYADH OASIS, KEMEWAHAN DI TENGAH GURUN PASIR

RIYADH OASIS, KEMEWAHAN DI TENGAH GURUN PASIR

0
539
Riyadh Oasis, Kemewahan di Tengah Gurun Pasir. (Foto : ArabNews)

JIC – Riyadh Oasis, tempat bersantai mewah di gurun Riyadh telah ramai diperbincangkan sejak dibuka untuk umum pada 17 Januari 2021 lalu. Tempat wisata yang terletak sekitar satu jam dari pusat kota ini terletak persis di tengah-tengah bukit pasir dengan ornamen mewah dan alunan musik lembut yang siap memanjakan para pengunjung.

Melalui review yang diberikan, pengunjung telah memberikan sambutan hangat ke empat restoran di oasis yang memiliki keunikan masing-masing. Restoran Amerika Latin Amazonico, mengusung tema roastic dengan membawa tumbuhan dari hutan hujan yang kontras dengan gersangnya gurun di sekitar restoran.

Nammas menonjolkan warna putih dan biru cerah dengan menu aneka seafood andalan yang menggugah selera. Zuma, restoran masakan fusion Jepang yang eksotis dengan warna hitam dan merah yang agung, dan pusat masakan Emirat Ninive, dirancang sebagai replika tenda tradisional Badui dengan tenunan krem ​​halus dan sadu. Dan tepat di tengah oasis adalah Saddle, pemasok kopi dan crepe terbaik yang berbasis di Dubai yang menawarkan tagihan lebih murah dan suasana yang lebih santai.

Riyadh Oasis adalah yang pertama dari 20 ide yang telah dijanjikan akan didukung oleh ketua GEA Turki Al-Sheikh. “Kami ingin membawa pengalaman gurun Saudi ke level lain. Awalnya, kami berpikir untuk menjadikannya hanya satu restoran, bersama dengan pengalaman akhir pekan, seperti konser. Tapi yang mulia akhirnya sangat mencintai ide itu, dia ingin membuatnya sepuluh kali lebih besar,” kata Adel Al-Rajab, CEO Seven Entertainment dan Pengelola Riyadh Oasis yang dikutip di Arab News, Selasa (2/2).

“Oasis kini adalah tujuan bagi orang-orang untuk menikmati gurun, santapan lezat di empat restoran kelas dunia, kafe, dan konser di akhir pekan,” sambungnya.

Al-Rajab mengungkapkan bahwa rencana awal adalah menghadirkan antara tujuh hingga 10 restoran, yang kemudian dikurangi menjadi empat karena batasan yang diberlakukan oleh COVID-19. “Kami ingin tetap mengikuti peraturan Kementerian Kesehatan, dan itulah mengapa kami membatasi pengunjung ke jumlah yang sedikit, meskipun oasis biasanya dapat menampung hingga 5.000 dengan mudah,” katanya.

Al-Rajab berharap dapat menampung hingga 1.500 tamu per hari, target yang telah berhasil mereka capai sejak pintu dibuka. “Sejujurnya, kami kewalahan dengan jumlahnya, meskipun kami pikir mungkin agak terlalu jauh dari Riyadh, atau agak terlalu mahal, tapi kami terkejut menemukan diri kami kelebihan pesanan, terutama selama akhir pekan,” katanya.

“Kami memiliki banyak pelanggan setia yang kembali dua kali, kadang tiga atau empat kali, yang menunjukkan kepada kami betapa mereka menyukai pengalaman itu,” tambahnya.

Biaya reservasi restoran hingga SR800 (RP. 2.9 juta) per orang. Pemesanan di glamps berharga SR13.800 (Rp. 5.1 juta) pada hari kerja dan SR20.700 (Rp. 7.7 juta) pada akhir pekan.

“Kami berencana untuk mengerjakan pengalaman lain yang dapat mengakomodasi lebih banyak segmen populasi. Dalam industri apa pun, apakah itu hiburan atau pariwisata, Anda merencanakan pengalaman Anda untuk segmen tertentu, dan kami tidak menargetkan semua orang,” kata dia.

“Kami tidak dapat menawarkan retret kepada lebih banyak orang karena COVID-19 dan keterbatasan yang ada. Tapi begitu semuanya kembali normal, saya yakin banyak pengalaman akan terbuka untuk semua orang,” ujarnya menambahkan.

Al-Rajab menambahkan bahwa meskipun oasis itu dijadwalkan berlangsung hingga Maret, dia tidak mengesampingkan kemungkinan untuk memperpanjang perayaan lebih lanjut. “Kami akan berusaha sebaik mungkin. Cuaca adalah faktor utama yang tidak bisa kami mainkan, tetapi kami sedang mempertimbangkannya dan jika kami mendapat persetujuan dari GEA, kami akan melanjutkannya,” kata dia.

Dia juga menyoroti cara kepemimpinan perusahaan itu mendukung kaum muda Kerajaan, memberi mereka kemampuan untuk berpikir kreatif. “Saat ini kami memiliki pengalaman kelas dunia yang telah 100 persen dieksekusi oleh perusahaan Saudi. Ini adalah sesuatu yang membuat kami bangga, dan saya pikir ini adalah kesempatan bagi setiap orang Saudi untuk berpikir di luar kotak dan menjadi kreatif, dan dapat melakukan sesuatu yang membuat Kerajaan berbeda,” ujarnya.

Sumber : ihram.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 − seven =