Serial Ayat-Ayat Pendidikan
Oleh :
Arief Rahman Hakim S.Sos. M.AgĀ
Kasubdiv Pendidikan dan Pelatihan PPIJ
ENTAH sudah berapa puluh tahun menyambut dan menikmati ibadah di bulan Ramadan, apakah sudah banyak dampak yang dirasakan dengan datangnya bulan spesial bagi kaum Muslim sedunia ini. Ibarat madrasah, lembaga pendidikan atau sarana pendidikan dan pelatihan, mestinya jiwa dan sikap mental semakin matang dan mumpuni, tambah bijak dan luwes dalam perbedaan pendapat, semakin takut kepada Allah swt dan menjadikan Rasulullah saw sebagai teladan dalam keseharian.
Khawatir dengan pertambahan usia dan menurunnya kesehatan serta fungsi panca indera serta organ tubuh yang semakin berkurang, jiwa ini semakin kotor dan dihinggapi polutan-polutan dosa dan maksiat yang terus berlangsung hingga ajal menjemput. Ramadan hadir sebagai reminder bagi seluruh kaum Muslim di mana pun mereka berada dan keberkahan bagi seluruh pemeluknya.
ŁŁ°ŁŲ§ŁŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁŁ Ų§Ł°Ł ŁŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲŖŁŲØŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲµŁŁŁŁŲ§Ł Ł ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŲŖŁŲØŁ Ų¹ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ¹ŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŲŖŁŲŖŁŁŁŁŁŁŁŁŪ
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. [al-Baqarah (2) : 183]
Urgensi puasa dalam tazkiyatun-nafs menduduki derajat ketiga setelah salat dan zakat, karena di antara syahwat besar yang bisa membuat manusia menyimpang adalah syahwat perut dan kemaluan, sebagaimana dijelaskan Said Hawwa di dalam Tazkiyatun-Nafs (Menyucikan Jiwa).
Ramadan mengingatkan jati diri seorang hamba akan kebutuhan spiritualitas, mental dan perilaku ke arah yang lebih baik dan tangguh. Di dalamnya ada beberapa aspek yang harus dijiwai dan diamalkan, yaitu, Pertama, aspek ibadah, mulai salat tarawih atau salat malam, zikir dan munajat, tilawah Qurāan, iātikaf, dll. Kedua, aspek implementasi ilmu terkait ibadah puasa mulai niat, ibadah menahan makan minum hubungan seksual, menahan lisan dan sikap orang berpuasa, perilaku dan akhlak serta menjaga nilai-nilai puasa. Ketiga, aspek dakwah dan menolong agama Allah swt, membantu mensyiāarkan Ramadan sebagai bulan ibadah, bulan Al-Qurāan, bulan pendidikan dan pembinaan, bulan rahmah dan kasih sayang, bulan solidaritas dan ukhuwah, dan sebagainya. Keempat aspek sosial, empati dan kasih sayang. Ramadan terbukti mempersatukan kaum Muslim dalam kesatuan gerak dan aktivitas sosial yaitu pemberian takjil dan buka puasa secara gratis baik di masjid, musalla, atau di pinggir-pinggir jalan dan di tempat pemberhentian kendaraan, pemberian infak sedekah kepada lembaga-lembaga kemanusiaan dan para individu yang berhak menerima, pemberian santunan kepada fakir miskin, para janda duafa hingga santunan kepada para yatim piatu. Kelima aspek implikatif yaitu agar nilai-nilai Ramadan ini sangat berbekas di dalam sanubari setiap individu Muslim, sehingga jiwanya bersih, sikap mentalnya sehat dan positif, semakin tunduk dan taat kepada Allah swt hingga husnul khatimah di akhir hidupnya.
Di antara pengendalian diri dalam beribadah puasa adalah menjaga lisan atau mengendalikan jempol-jempol agar tidak menulis kata atau kalimat yang berdampak pada berkurangnya pahala dari ibadah puasanya.
Ų¹ŁŁŁ Ų£ŁŲØŁŁ ŁŁŲ±ŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł ā Ų±Ų¶Ł Ų§ŁŁŁ Ų¹ŁŁ ā ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ā ŲµŁŁ Ų§ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ ŁŲ³ŁŁ ā Ł ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŲ¤ŁŁ ŁŁŁ ŲØŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲ¢Ų®ŁŲ±Ł ŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁ Ų®ŁŁŁŲ±ŁŲ§ Ų£ŁŁŁ ŁŁŁŁŲµŁŁ ŁŲŖŁ Ų ŁŁŁ ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŲ¤ŁŁ ŁŁŁ ŲØŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲ¢Ų®ŁŲ±Ł ŁŁŁŁŁŁŁŁŲ±ŁŁ Ł Ų¬ŁŲ§Ų±ŁŁŁ Ų ŁŁŁ ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŲ¤ŁŁ ŁŁŁ ŲØŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲ¢Ų®ŁŲ±Ł ŁŁŁŁŁŁŁŁŲ±ŁŁ Ł Ų¶ŁŁŁŁŁŁŁ
Dari Abu Hurairah radiyallahu āanhu, ia berkata, Rasulullah sallallahu āalaihi wasallam bersabda:Ā Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.Ā [HR. Bukhari dan Muslim]
Beberapa pelajaran yang bisa diambil adalah terkait bukti kesempurnaan iman yaitu ucapan yang baik, memuliakan tetangga dan memuliakan tamu. Semakin baik seorang mukmin mengamalkan adab ini, semakin sempurna imannya. Selanjutnya adalah menjaga hubungan baik dengan sesama, berkata yang baik termasuk memposting kalimat, gambar atau apa pun di media sosial, menghormati tetangga dan tamu.
ŁŁŲ§ ŁŁŲ³ŁŲŖŁŁŁŁŁ Ł Ų„ŁŁŁ ŁŲ§ŁŁ Ų¹ŁŲØŁŲÆŁ ŲŁŲŖŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŲŖŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŁŲØŁŁŁ Ų ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ³ŁŲŖŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŁŲØŁŁŁ ŲŁŲŖŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŲŖŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ³ŁŲ§ŁŁŁŁ
Tidak akan lurus iman seseorang hingga lurus hatinya. Dan tidak akan lurus hatinya hingga lurus lisannya.[HR. Ahmad]
Hadis ini mengingatkan kualitas iman seorang hamba, kesesuaian hati, jiwa yang bersih dan sejuk dengan kesesuaian lisan dan sikap mentalnya. Seyogyanya nilai-nilai Ramadan sudah memberikan terapi jiwa, terapi sikap dan perilaku serta perbuatan keseharian dan menjauhkannya dari sikap-sikap yang berlawanan dan manipulatif.
Teringat pesan Imam Ibnul Jauzi, Hati orang-orang yang bijak akan selalu bergerak naik dan menanjak setiap kali melihat sesuatu yang bisa diambil pelajaran. Adapun orang-orang yang lalai dan malas akan selalu berada dalam kerugian. Akal, hati, dan pikirannya beku dan kaku. Mereka akan selalu didera kebingungan, kejumudan, dan kegelisahan.
Dalam hadis Qudsi, Allah swt berfirman,
Sepanjang hamba-Ku mendekati-Ku dengan hal-hal yang sunnah, Aku akan mencintainya. Saat Aku mencintainya, Aku menjadi telinga baginya untuk mendengar dan menjadi mata baginya untuk melihat. [HR. Bukhari]
Semoga hadirnya Ramadan bisa kita maksimalkan sebagai media pembersih jiwa, dan bersemangat di dalam optimalisasi ibadah, menolong agama Allah swt, serta berempati terhadap sesama juga kaum kerabat, Ā khususnya kaum Muslim di Gaza dan masyarakat Aceh. Aamiin.












