Home News Update Dunia Islam Para Imam Masjid Mesir Lakukan Demo Anti Militer

Para Imam Masjid Mesir Lakukan Demo Anti Militer

0
385

Ribuan imam telah mengadakan demonstrasi di Mesir menentang apa yang mereka sebut sebagai intervensi berlebihan badan-badan keamanan negara. Para imam yang melakukan aksi unjuk rasa berkumpul di depan kantor Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata pada hari Minggu kemarin (27/2), mengatakan mereka telah ‘dipaksa’ oleh junta militer yang berkuasa terkait tentang apa materi khutbah yang harus mereka sampaikan selama shalat Jumat.

Ribuan imam telah mengadakan demonstrasi di Mesir menentang apa yang mereka sebut sebagai intervensi berlebihan badan-badan keamanan negara.

Para imam yang melakukan aksi unjuk rasa berkumpul di depan kantor Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata pada hari Minggu kemarin (27/2), mengatakan mereka telah ‘dipaksa’ oleh junta militer yang berkuasa terkait tentang apa materi khutbah yang harus mereka sampaikan selama shalat Jumat.

Para demonstran juga mengatakan mereka akan menyerahkan daftar tuntutan ke dewan militer, menyatakan bahwa revolusi rakyat harus memberi mereka kesempatan untuk berbicara dengan bebas.

Rezim terguling Presiden Hosni Mubarak selama berkuasa telah mendikte para imam termasuk isi khotbah Shalat Jumat mereka. Dulu masjid juga digunakan oleh Mubarak untuk mencegah warga ikut ambil bagian dalam protes anti-pemerintah.

Kemarah telah semakin meningkat terhadap militer setelah mereka mengambil kekuasaan setelah delapan belas hari demonstrasi pro-demokrasi berhasil menumbangkan tiga dekade pemerintahan despotik Mubarak pada tanggal 11 Februari.

Rakyat Mesir, takut revolusi mereka akan dibajak oleh mereka yang telah melayani rezim Mubarak, dan secara konsisten menuntut pihak militer segera menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil yang dipilih oleh rakyat.

Menanggapi aksi protes masyarakat, militer terpaksa membentuk konstitusi baru untuk mereformasi beberapa peraturan dasar yang telah ada selama tiga puluh tahun.

Dewan militer yang berkuasa kabarnya akan meminta referendum tentang perubahan konstitusi pada akhir Maret.

Kondisi belum sepenuhnya kembali ke normal di negara ini. Beberapa pekerja sektor publik masih mogok karena kondisi kerja yang buruk dan gaji rendah.(fq/prtv/eramuslim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − 17 =