WAFATNYA KH ALI MUSTAFA YAKUB, MENINGGALKAN KESAN MENDALAM BAGI BERBAGAI PIHAK

0
458

1 ucapan-dukacita-jk-dan-para-tokoh-atas-wafatnya-kh-ali-mustafa-yaqub-RY9

JIC – “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka itu kami terima pagi ini,” kata mantan Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni melalui telepon di Bandung, Kamis (28/4).

Beliau menambahkan bahwa semasa bertugas sebagai imam besar Masjid Istiqlal, Yaqub dikenal sebagai orang yang tegas, namun tetap sesuai dengan aturan. Sikapnya itu kadang-kadang oleh orang banyak tak bisa dibedakan antara tegas dan keras. “Dia orangnya baik. Ketika saya menjadi menteri, saya lah yang mengangkat Yaqub sebagai imam besar Masjid Istiqlal,” kenang Maftuh

Ketua Umum Pemuda Persatuan Ummat Islam (PUI) Raizal Arifin menilai Kiai Ali Mustafa adalah sosok penjaga sunnah yang tegas dalam memperjuangkan kepentingan ummat.

“Keras ketika bersikap terkait hukum Islam dan bijak pada saat harus menjadi penengah. Tokoh yang santun lagi lembut,” kata Raizal dalam keterangan pers.

Raizal melanjutkan,“Beliau adalah imam yang mengayomi. Kami (Pemuda PUI) merasa kehilangan atas kepergiannya. Beliau adalah tokoh panutan ummat Islam. Pendekar Sunnah dan penjaga kehormatan umat. Kita berdo’a semoga di tempatkan di syurga-Nya Allah dan diampuni segala dosanya.”

Raizal berharap muncul sosok tokoh yang kuat, tegas, dan istiqamah seperti halnya Kiai Ali Mustafa. “Semoga dari ummat ini akan muncul tokoh-tokoh kuat seperti almarhum. Istikomah dalam berdakwah dan penjaga kehormatan ummat. Sikap tidak goyah oleh tekanan siapa pun. Almarhum berkhidmat secara ikhlash demi kemajuan ummat dan bangsa,” ujar Raizal.

Kana Kurniawan, Sekretaris Jenderal Pemuda PUI pun punya kesan mendalam. “Almarhum kiai ini mampu meletakkan sikap bijaksananya dalam bertoleransi. Kita lihat pada saat almarhum mendampingi Barack Obama dan isterinya Michelle Obama berkeliling mengunjungi masjid Istiqlal. Beliau menghormati keyakinan yang berbeda, tetap hormat dan toleran saat lain ada tamu mengunjungi rumah ibadah umat Islam,” ungkap Kana.

Sekjen MUI Buya Anwar Abbas pun punya kesan mendalam,  Profesor  Ali Mustafa Yaqub adalah seorang ulama yang tidak mengenal istilah lelah dalam berjuang bagi Islam. “Beliau juga  punya Pondok Pesantren Darus Sunnah yang berada di  Jalan SD Inpres Pisangan Ciputat, samping Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” katanya, “Beliau adalah seorang ulama yang sangat pandai berceramah. Bahkan terbilang sebagai orator ulung,” katanya, Kamis, (28/4).

Selain pandai orasi, Buya menambahkan, beliau juga seorang ulama yang  pandai menulis. “Tulisan beliau banyak dimuat di berbagai media nasional dan lokal,” katanya. Banyak buku hasil karyanya telah diterbitkan.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mempunyai kesan tersendiri atas kepergian ulama yang juga pernah dipercaya sebagai Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini.

“Dia ulama besar kita semua kehilangan. Dia tidak sekedar ulama, alim, tapi juga guru besar di bidang ilmu hadits,” terang Menag usai bertakziah ke kediaman Almarhum, Ciputat, Kamis.

Menurut Menag, ilmu hadist sangat penting bagi umat Islam di Indonesia. Keberadaan para ahli hadits pada era sekarang juga sangat diperlukan karena relevansi ilmu hadits dalam kontek kekinian. Karena itu, Menag mengaku sangat kehilangan ketika ada ahli hadits yang wafat. “Mudah-mudahan para santrinya mampu melanjutkan dan menggantikan posisi dia,” harap Menag.

Pakar tafsir Quran Prof Quraish Shihab pun berduka atas wafatnya mantan imam besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustafa Yaqub pada Kamis (28/4) pukul 06.30 WIB. Ia mengaku mendapat banyak pelajaran dari almarhum. Ia berharap hal-hal yang selama ini sudah diperjuangkan almarhum dapat dilanjutkan.

“Apa yang beliau ajarkan, tolong diteruskan,” kata Prof Quraish, di Masjid Muniroh Salamah, Madrasah Darus-Sunnah, Kamis (28/4).

Menurut dia, kepergian almarhum menyisakan kesedihan mendalam di mata kerabat dan sahabat. Namun, ia berpesan, kepergian almarhum tidak boleh ditangisi. “Kita semua sedih, tapi tak jadikan kesedihan itu meronta. Kita kehilangan alim yang mempunyai tanggung jawab ilmiah,” ujarnya.

Di mata Prof Quraish, almarhum adalah sosok yang mempunyai tanggung jawab secara ilmiah. Almarhum juga dinilai sebagai sosok yang tidak segan menyampaikan pandangan dan pendapat kepada publik. Yang paling ia kenang dari almarhum KH Ali Mustafa Yaqub, almarhum adalah orang yang baik.

Sumber ; Berbagai sumber data

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =