Anggota Parlemen AS Tolak Sikap Bermusuhan dengan Islam

Beberapa anggota parlemen Amerika Serikat mengakui adanya peningkatan gelombang baru Islamphobia. Mereka juga mengkritik kebijakan bermusuhan Gedung Putih terhadap umat Islam. Sebagaimana dilaporkan IRNA, Ahad (29/5), Hansen Clarke dari Negara Bagian Michigan dan Andre Carson dari Indiana, keduanya dari Partai Demokrat di Dewan Parwakilan Rakyat AS, tampil sebagai penggagas program melawan gelombang baru Islamphobia dan tengah melobi anggota parlemen yang lain.

<< ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Beberapa anggota parlemen Amerika Serikat mengakui adanya peningkatan gelombang baru Islamphobia. Mereka juga mengkritik kebijakan bermusuhan Gedung Putih terhadap umat Islam.

Sebagaimana dilaporkan IRNA, Ahad (29/5), Hansen Clarke dari Negara Bagian Michigan dan Andre Carson dari Indiana, keduanya dari Partai Demokrat di Dewan Parwakilan Rakyat AS, tampil sebagai penggagas program melawan gelombang baru Islamphobia dan tengah melobi anggota parlemen yang lain.

John Conyers, wakil Demokrat dari Negara Bagian Michigan, dalam sebuah suratnya meminta para anggota parlemen untuk mendukung sebuah prakarsa, yang menuntut pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang tepat guna melawan gelombang baru Islamphobia. Conyers mengatakan, para pejabat pemerintah harus segera menangani masalah tersebut.

Surat itu menyebutkan, dalam satu dekade lalu, komunitas Muslim AS menjadi kelompok yang dicurigai, karena kebijakan bermusuhan pemerintah dan diskriminasi warga terhadap mereka tampak jelas.

Gelombang Islamphobia di AS meningkat drastis pasca peristiwa 11 September. Pembakaran al-Quran, pelecehan, dan serangan terhadap masjid dan pusat Islam telah sering terjadi.

 

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: IRIB/RM/AR/republika

Write a Reply or Comment

one × 3 =