Home News Update Islam Indonesia LPMQ DAN MITRA NETRA SINERGI PUBLIKASI TAFSIR ALQURAN

LPMQ DAN MITRA NETRA SINERGI PUBLIKASI TAFSIR ALQURAN

0
390
Menag Rilis Portal Konsultasi Publik Revisi Terjemahan Al-Quran

 

Menag Rilis Portal Konsultasi Publik Revisi Terjemahan Al-Quran

JIC, JAKARTA — Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) menjalin kerjasama dengan Mitra Netra sebarluaskan Tafsir dan Terjemah Alquran, khusus untuk komunitas penyandang disabilitas netra.

“Sejauh ini Kemenag melalui LPMQ telah menghadirkan Mushaf dan terjemah Alquran disertai pedoman membaca dan menulis Alquran Braille,” kata Kepala LPMQ Muchlis M Hanafi usai mendampingi Menag Lukman me-launching Portal Konsultasi Publik Revisi Terjemahan Alquran di Bayt Alquran, TMII, Jakarta, Selasa (28/11).

Disampikan Muchlis, yayasan Mitra Netra sudah mengembangkan website-nya, LPMQ akan ikut mengisi kekosongan web itu dengan tafsir dan terjemah Alquran. “Portal ini bentuknya website dan akan bisa dibuka pada smart phone,” tambah Muchlis.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik kerja sama antara  LPMQ dengan Yayasan Mitra Netra dalam rangka menyebarluaskan tafsir dan terjemahan Alquran di tengah komunitas penyandang disabilitas netra.

Sebelum dirilis Menag, Muchlis M Hanafi  menampilkan tutorial registrasi dan login portal di hadapan ratusan undangan yang hadir. Menurutnya, LPMQ selama ini sudah melakukan sejumlah upaya dalam rangka revisi terjemah Alquran. Upaya tersebut antara lain menyusun instrumen revisi, melakukan konsultasi publik secara offline di beberapa tempat, membuka portal konsultasi publik, membentuk tim revisi, melakukan penelitian lapangan untuk membaca respons masyarakat selama ini, serta melakukan verifikasi dalam forum nasional mushaf Alquran.

Tampak hadir dalam kesempatan ini, Mantan Menteri Agama yang juga Tim Penterjemah, Prof Quraish Shihab, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Dadang Sunandar, serta Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Abd Rahman Mas’ud.

Kemenag Gandeng Kemendikbud

Kementerian Agama menggandeng Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud dalam revisi penerjemahan Alquran versi bahasa Indonesia. “Sejak 2 tahun ini kami bekerjasama dengan Kemenag,” kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Dadang Sunandar saat memberikan sambutan pada Launching Portal Konsultasi Publik Revisi Terjemahan Alquran di Bayt Alquran, TMII, Jakarta, Selasa (28/11).

Dadang mengaku, berterima kasih Kemendikbud dilibatkan dalam proses revisi penerjemahan Alquran. Menurutnya, hal itu menjadi pekerjaan ini yang terhormat dan mulia. “Bahasa adalah media buat kita bersama”, tambah Dadang.

“Saya berharap terjemahan ini bisa memperluas cakupannya, tidak hanya dalam negeri bahkan ke luar negeri,” sambungnya.

Dadang juga berharap, nantinya bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa Internasional, dan salah satu jalannya dimungkinkan saja dari terjemahan Alquran. “Peluncuran Portal ini adalah langkah yang maju, dan saya sangat apresiasi hal ini,” tandas Dadang.

Portal Konsultasi Publik Revisi Terjemahan Alquran dirilis oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dalam sambutannya, Lukman mengatakan, bahwa hadirnya Portal ini tidak sekedar dalam rangka proses revisi, tapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan. “Portal ini juga dimaksudkan untuk lebih memasyarakatkan terjemahan Alquran,” tambah Menag.

Tampak hadir dalam acara ini, Kabalitbang dan Diklat Abd Rahman Mas’ud, Ketua Yayasan Mitra Netra Jakarta Bambang Basuki, Kepala LPMQ Mukhlis M. Hanafi , Tim terjemah Alquran KH Quraish Shihab, KH Ahsin Sakho Muhammad, KH Malik A. Madani, serta Direktur TMII Bambang Parikesit, dan para pakar Alquran.

Sumber : kemenag.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − five =