Home Kabar JIC PERKUAT TATA KELOLA DAN WISATA HALAL, PPIJ GELAR FGD STRATEGIS PENGEMBANGAN PUSAT...

PERKUAT TATA KELOLA DAN WISATA HALAL, PPIJ GELAR FGD STRATEGIS PENGEMBANGAN PUSAT KAJIAN ISLAM DAN WISATA HALAL INTERNASIONAL

0
14

Jakarta — Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Riset Sosial Keagamaan pada Rabu, 06 Mei 2026 di The Alana Hotel and Conference Centre. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat peran Jakarta Islamic Centre sebagai pusat pengkajian, pengembangan peradaban Islam, serta destinasi wisata halal bertaraf internasional.

FGD tersebut mengangkat dua tema utama, yaitu efektivitas pengelolaan dan manajemen PPPIJ serta strategi pengembangan Jakarta Islamic Centre sebagai pusat wisata halal. Forum ini menghadirkan unsur pemerintah, akademisi, peneliti, dan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang berorientasi pada penguatan kelembagaan, optimalisasi aset, dan pengembangan layanan umat yang berdaya saing global.

Kepala Pusat Pengkajian dan Pembangan Islam Jakarta, KH. Muhyiddin Ishaq, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan FGD sebagai langkah penting dalam memperkuat arah pengembangan kelembagaan dan pelayanan umat di Jakarta Islamic Centre.

Beliau menegaskan bahwa pengembangan Jakarta Islamic Centre harus dilakukan secara visioner, berbasis riset, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Jakarta Islamic Centre sebagai pusat peradaban Islam modern yang berdaya saing internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Pengkajian, Pendidikan dan Perpustakaan PPPIJ sekaligus Pimpinan Rapat, Dr. Ir. H. Rasyidi HY., SH., SH.I., MM., MA., CPA, C.Med, menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menghasilkan formulasi kebijakan yang tepat dalam pengembangan Jakarta Islamic Centre ke depan.

Beliau menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, optimalisasi aset, serta transformasi manajemen yang adaptif dan profesional guna mendukung Jakarta Islamic Centre sebagai pusat wisata halal dan pusat pengembangan peradaban Islam yang unggul. Selain itu, hasil kajian dan rekomendasi dari forum ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menentukan arah kebijakan pengembangan PPPIJ secara berkelanjutan.

Melalui forum ini, PPPIJ menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi, menghadirkan tata kelola yang adaptif, serta mendorong transformasi Jakarta Islamic Centre sebagai pusat peradaban Islam modern yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Diharapkan hasil FGD ini dapat menjadi pijakan dalam penyusunan roadmap pengembangan Jakarta Islamic Centre sebagai pusat kajian Islam, pengembangan umat, dan wisata halal unggulan yang memiliki daya saing internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + ten =