BELAJAR DARI ISRA’ RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

0
523

Seri ke-3 dari tulisan Ayat-Ayat Pendidikan

Oleh: Ustadz Arief Rahman Hakim, M.Ag.
Kasubdiv. Pendidikan dan Pelatihan PPPIJ

 

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat”
[Surat Al-Isra’: 1]

JIC- Surat al-Isra’ adalah surat Makkiyah. Dimulai dengan tasbih kepada Allah dan diakhiri dengan tahmid kepada-Nya (ayat 111). Peristiwa Isra’ terjadi setahun sebelum hijrah ke Madinah. Ada pendapat 16 atau 18 bulan sebelum Rasulullah hijrah. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Lubabah, aku pernah mendengar ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan; Rasulullah saw membaca surat al-Isra’ dan az-Zumar pada setiap malam

Sebab turunnya ayat yaitu Rasulullah saw menyampaikan kepada orang-orang Quraisy tentang peristiwa Isra’ yang beliau alami namun mereka menyangkalnya. Lalu Allah menurunkan ayat ini sebagai pembenar bagi peristiwa Isra’. Dalam kaitan ini Abu Bakar dikenal dengan pernyataannya, Jika dia (Muhammad saw) yang mengatakannya, dia telah berkata benar

Ayat ini menegaskan bahwa Allah telah memperjalankan hamba-Nya, tidak menyebut dengan Nabi-Nya, Rasul-Nya atau Muhammad saw, hal ini sebagai penghormatan bagi beliau dengan menjadikannya dalam kedudukan yang mulia yakni sebagai hamba-Nya. Diperjalankan dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina) dalam satu malam yang sama. Ada pendapat saat diisrakan posisi beliau di dalam Masjidil Haram, ada yang mengatakan diisrakan dari rumah Ummu Hani binti Abu Thalib

Penyebutan Masjidil Aqsha dengan menambahkan sifatnya yang diberkahi sekelilingnya; dengan buah-buahan, sungai-sungai, dan tempat tinggal para Nabi dan orang-orang saleh, serta di sana terdapat keberkahan dunia dan akhirat

Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa Isra’ Rasulullah perspektif pendidikan; Pertama, tanggung jawab moril seorang pembimbing umat dan keyakinan beliau akan kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Dengan mengabarkan peristiwa yang baru dialaminya dan menyampaikan ke para sahabat dan penduduk Mekkah, walau sempat dilarang Ummu Hani binti Abu Thalib karena khawatir akan keselamatan beliau.

Kedua, pernyataan Abu Bakar bahwa beliau percaya kepada Rasulullah saw dan mempercayainya dalam hal berita yang ia terima dari langit. Hal ini sangat membantu Rasulullah saw dalam menjelaskan Isra’nya ke Baitul Maqdis kepada penduduk Quraisy, sekaligus mengindikasikan dukungan kepada dakwah Rasulullah saw.

Ketiga, Kecerdasan dan kemampuan Rasulullah saw dalam mendekripsikan Masjidil Aqsha ketika ada yang bertanya dari penduduk Quraisy untuk mengecek kebenaran cerita Rasulullah saw dan karena di malam Isra’ tersebut ada di antara mereka yang pergi ke Baitul Maqdis.

Keempat, Rasulullah SAW tidak mau menjadikan peristiwa Isra’ dan Mi’raj sebagai mukjizat untuk mendukung misi risalah beliau, dengan asumsi bahwa kebenaran peristiwa tersebut sudah cukup bukti bagi mereka. Beliau berpandangan bahwa dakwah tidak bertumpu pada hal-hal yang bersifat supranatural, namun bertumpu pada tabiat dan metode dakwah itu sendiri, yang didasarkan pada fitrah yang lurus dan sejalan dengan berbagai paradigma yang telah disempurnakan.

Kelima, tujuan Isra’ Rasulullah saw adalah maklumat pewarisan Rasul terakhir terhadap tempat-tempat suci para Rasul sebelumnya. Juga maklumat bahwa risalah beliau meliputi dan erat kaitannya dengan tempat-tempat suci ini

Di antara penyebab ampunan adalah tasbih dan tahmid, sebagaimana hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah saw bersabda,

من قال سبحان الله وبحمده, فی یوم ماٸة مرة, حطت خطایاه, وان کانت مثل زبد البحر .

“Barangsiapa yang mengucapkan Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya seratus kali dalam sehari, maka akan diampuni dosa-dosanya, meskipun dosa-dosanya itu seperti buih di lautan” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 − 1 =