Home Kabar JIC JAKARTA ISLAMIC CENTRE GELAR UPGRADING PEMUDA ISLAM, PERKUAT KARAKTER PELAJAR UNTUK CEGAH...

JAKARTA ISLAMIC CENTRE GELAR UPGRADING PEMUDA ISLAM, PERKUAT KARAKTER PELAJAR UNTUK CEGAH TAWURAN DAN PERUNDUNGAN DI JAKARTA

0
21

JAKARTA – Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau Jakarta Islamic Centre (JIC) menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pemuda Islam dengan tema “Penguatan Karakter Pemuda Islam dalam Mencegah Tawuran dan Perundungan di DKI Jakarta”. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif, motivatif, dan keagamaan guna membangun karakter pelajar yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Kegiatan yang menyasar pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK ini akan dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu, 11 November 2026, di SMKN 56 Jakarta, Penjaringan, Jakarta Utara, serta Kamis, 12 November 2026, di SMP dan SMA/SMA Swasta Al Jihad, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Sebanyak 500 pelajar ditargetkan mengikuti kegiatan ini, dengan masing-masing lokasi melibatkan 250 peserta.

Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, khususnya fenomena tawuran antarpelajar, perundungan (bullying), kekerasan, serta perilaku negatif lainnya yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

Tawuran dan perundungan bukan sekadar persoalan kedisiplinan di lingkungan sekolah, melainkan juga menyangkut pembentukan karakter, kesehatan lingkungan pendidikan, serta kemampuan generasi muda dalam membangun hubungan sosial yang sehat dan saling menghormati.

Melalui kegiatan ini, Jakarta Islamic Centre berupaya menghadirkan ruang pembinaan yang tidak hanya memberikan pemahaman tentang bahaya kekerasan, tetapi juga membangun kesadaran pelajar untuk mengenali potensi diri, mengembangkan prestasi, mengendalikan emosi, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Berakhlak, Berprestasi, dan Berkarakter sebagai Pelopor Anti-Tawuran dan Anti-Perundungan”, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang dan pengalaman yang berbeda.

Narasumber pertama, Angga Ranger, akan menyampaikan materi “Mencegah Tawuran dan Menciptakan Karakter Anak”. Materi ini membahas faktor penyebab tawuran antarpelajar, dampak kekerasan terhadap masa depan, pentingnya kedisiplinan, pengendalian emosi, serta kemampuan menyelesaikan konflik secara damai.

Narasumber kedua, Eko Ramaditya Adikara, seorang penulis, motivator, edukator, dan konten kreator disabilitas netra, akan membawakan materi “Self Improvement Anak: Mengenali Potensi dan Membangun Masa Depan”. Melalui materi ini, peserta diajak untuk mengenali kelebihan dan potensi diri, membangun rasa percaya diri, mengembangkan motivasi belajar, serta memiliki tujuan dan perencanaan masa depan.

Sementara itu, narasumber ketiga, Abu Darda (Dai Muda), akan menyampaikan materi “Motivasi dan Renungan Islam: Menjauhi Bullying dan Membangun Akhlak Mulia”. Materi ini menekankan pentingnya nilai persaudaraan, empati, saling menghargai, menjaga lisan dan perilaku, serta larangan menghina, mengejek, merendahkan, dan menyakiti sesama.

Pelaksanaan kegiatan dirancang secara interaktif melalui pemaparan materi, motivasi dan inspirasi, diskusi, tanya jawab, studi kasus, serta renungan keislaman. Selain itu, peserta juga akan diajak membangun komitmen bersama untuk menolak segala bentuk tawuran dan perundungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kesadaran baru di kalangan pelajar bahwa menjadi generasi muda yang hebat bukan ditentukan oleh keberanian melakukan kekerasan, tetapi oleh kemampuan mengendalikan diri, menghargai orang lain, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Membangun Generasi Muda yang Menjadi Pelopor Perdamaian

Jakarta Islamic Centre memandang bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat Jakarta yang berakhlak, berdaya, dan berkemajuan. Penguatan karakter tidak cukup dilakukan melalui penyampaian pengetahuan, tetapi perlu dibangun melalui keteladanan, kesadaran diri, pembiasaan perilaku positif, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Oleh karena itu, kegiatan Upgrading Pemuda Islam diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi sesaat, melainkan menjadi momentum untuk menumbuhkan gerakan positif di kalangan pelajar.

Para peserta diharapkan mampu mengambil peran sebagai agen perubahan (agent of change) dan pelopor perdamaian dengan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat, aman, harmonis, bebas dari kekerasan, serta menjunjung tinggi persaudaraan dan kepedulian sosial.

Melalui program ini, Jakarta Islamic Centre mengajak seluruh elemen pendidikan, keluarga, masyarakat, dan generasi muda untuk bersama-sama mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, religius, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Jakarta Islamic Centre: Membangun Karakter, Menebarkan Kebaikan, dan Menyiapkan Generasi Masa Depan.

 

Informasi Media:

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre)
Divisi Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah
Website: www.islamic-center.or.id
Media Sosial: JIC TV | JIC Official

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 + 14 =