Home News Update INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN JADI PENDORONG EKONOMI SYARIAH

INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN JADI PENDORONG EKONOMI SYARIAH

0
469

JIC – Perkembangan industri makanan dan minuman (mamin) terus mengalami peningkatan, hal ini menjadi salah satu produk yang bakal dikembangkan untuk pasar ekonomi syariah global.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman mengatakan, pasar makanan dan minuman halal memang besar dan terus meningkat. Tidak hanya di pasar domestik, permintaan makanan dan minuman halal juga banyak dari pasar internasional.

“Bukan hanya negara Muslim, tren makanan halal ini juga masuk ke negara non Muslim. Makanan dan minuman halal juga menjadi daya tarik destinasi wisata. Saya lihat banyak negara non Muslim mulai menyediakan makanan halal untuk konsumsi warganya atau untuk wisatawan,” tutur Adhi, Senin (24/12/2018).

Adhi menyatakan, makanan dan minuman yang berlabel halal memiliki nilai tambah tersendiri. Beberapa pasar negara muslim di Timur Tengah menjadikan sertifikasi halal sebagai salah satu syarat produk masuk ke negaranya. Meski demikian, ia berharap sertifikasi halal tidak menghambat pertumbuhan pengusaha kecil dan menengah.

Hal itu disebabkan jaminan halal yang diterapkan bukan sebatas bahan makanannya. Makanan tersebut harus terus terjamin halal selama penjualan dan pengiriman barang hingga sampai ke tangan konsumen. Hal itulah yang dikhawatirkan pengusaha kecil dan menengah.

“Bagaimana jaminan halal ini bisa dipastikan sepanjang rantai pasok. Mulai pembelian sampai produk diterima di konsumen, bukan sekadar sertifikasi,” ujarnya.

Menurut prediksi, pertumbuhan industri makanan dan minuman pada 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Karena tahun politik dapat mendorong pertumbuhan industri mamin.

Sumber : gomuslim.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − one =