Home News Update Dunia Islam INILAH KEGEMBIRAAN WARGA YORDANIA SAMBUT RAMADHAN

INILAH KEGEMBIRAAN WARGA YORDANIA SAMBUT RAMADHAN

0
479

JIC- Warga Yordania memeriahkan bulan suci Ramadhan dengan menghiasi rumah mereka dengan aneka hiasan kerajinan tangan serta lampu dan lentera.

Setiap Ramadhan, Aliaa Rabee pasti menyediakan waktu untuk pergi ke sebuah toko di ibu kota Yordania, Amman. Bersama dengan putranya, ia ke sana untuk membeli hiasan Ramadhan yang beraneka warna cerah untuk rumahnya, di antaranya lampu-lampu yang bersinar cemerlang dan lentera kecil keemasan.

Rabee mengatakan menghiasi rumahnya dengan dekorasi semacam itu menjadi semacam pengingat bagi keluarganya mengenai kegembiraan sekaligus nilai-nilai spiritual bulan ini.

“Ramadhan punya nilai spiritual khususnya sendiri. Ramadhan juga punya suasana yang baik untuk disaksikan bersama dengan anak-anak kita. Saya senang membawa putra saya dan membeli berbagai hiasan ini untuk menandai suasana dan merayakan Ramadhan.” jelas Rabee.

Pasar di pusat kota Amman masih terus dipenuhi orang-orang yang ingin membeli berbagai hiasan, termasuk di antaranya aneka hiasan berbentuk bulan sabit Ramadhan yang diterangi lampu serta miniatur masjid.

Tahun lalu, lockdown malam hari diberlakukan untuk mengekang penyebaran virus corona. Artinya, banyak orang yang tidak dapat merayakan Ramadhan sebagaimana yang mereka harapkan.

Seperti dikutip Reuters, tahun ini, para pemilik toko menyatakan kegembiraan mereka menyambut Ramadhan. Mereka menyatakan bisnis kali ini jauh lebih baik daripada tahun lalu.

Salah seorang di antaranya, Nidal Wahbah, mengemukakan,“Periode COVID adalah periode yang sangat suram bagi kita semua. Alhamdulillah, kami dapat buka kembali tahun ini dan pandemi berhasil dikendalikan. Permintaan masyarakat pada tahun ini baik karena banyak orang ingin bersukacita menyambut Ramadhan, dengan menambahkan berbagai hiasan. Pada tahun lalu, orang-orang tidak bahagia karena mereka dipaksa untuk tinggal di rumah.”

Pendapat serupa juga disampaikan oleh seorang pemilik toko lainnya, Ali Barghouthi. Ia mengatakan, “Ada permintaan dekorasi Ramadhan yang sangat besar yang tidak kami duga, mengingat apa yang terjadi tahun lalu. Meskipun permintaan juga bagus pada periode lockdown tahun lalu, kali ini jauh lebih bagus. Ada banyak barang yang cantik dan suasananya pun menyenangkan. Seperti yang Anda lihat, permintaan juga bagus.”

Seorang pengunjung pasar, Kayed al Hajayah, menegaskan bahwa Ramadhan seperti tak berarti bila tidak disertai aneka dekorasi. Ia menyatakan, “Ramadhan tidak ada artinya tanpa dekorasi, terutama bagi anak-anak. Anak-anak saya bilang, kalau saya membelikan mereka hiasan Ramadhan, mereka akan berpuasa, tetapi jika tidak, mereka tidak akan berpuasa. Dekorasi dapat membantu menyemangati mereka dalam berpuasa.”

“Menghiasi rumah dengan dekorasi Ramadan adalah bagian dari suasana spiritual di setiap rumah di Yordania. Orang-orang akan membeli hiasan-hiasan ini meskipun mereka harus mengorbankan uang belanja keluarga,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 5 =