JAKARTA ISLAMIC EDUCATION FAIR, PAMERAN PENDIDIKAN ISLAM PERTAMA

JIC – Keberadaan Pendidikan Islam di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam ternyata masih dipandang sebelah mata. Dibandingkan Pendidikan conventional yang ada, Pendidikan Islam belum menjadi prioritas dan kebanggaan bagi umat Islam khususnya di wilayah Jakarta. Hanya sedikit lembaga Pendidikan Islam yang dianggap memiliki kualitas baik sebut saja Pendidikan SD, SMP, SMA Al Azhar dan Universitas Paramadhina. Kebanyakan Pendidikan Islam yang dianggap memiliki kualitas baik cenderung berpihak kepada masyarakat ekonomi menengah ke atas, sampai saat ini belum banyak masyarakat yang tahu lembaga Islam yang berkualitas tapi tetap terjangkau pembiayaannya.

Menjelang acara pameran Pendidikan Islam pertama, Jakarta Islamic Centre siap menggelar Jakarta Islamic Education Fair (JIEF) 2017. Acara ini terselenggara pada tanggal 5,6,7 Mei 2017 di Convention Hall Jakarta Islamic Centre. Rangkaian acara keseluruhan berupa diskusi, talkshow, training, pameran, bazaar, kreasi tari, marching band, aneka lomba dan doorprize akan memeriahkan acara ini. Adapun rangkaian pembukaan yang akan digelar berupa sambutan Kepala Badan Manajemen PPPIJ, Drs. KH. Ahmad Shodri, HM dan jajaran pimpinan. Adapun tokoh yang turut hadir dalam acara ini ialah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Dr. H. Abdurrahman, M.Ag ; Ketua RMI, KH. Ir. Bahaudin; Dr. Supangat, Drs. H. Tarjuli, M.Pd; Kepala Bazis DKI Jakarta, Drs. H. Djubaidi Adih; Direktur LPPOM MUI DKI Jakarta, Ir. Hj. Oesmona Gunawan; Dik Doank.

Di samping kurangnya informasi terhadap Pendidikan Islam, ada beberapa hal yang menjadi kendala mengapa Pendidikan Islam tidak menjadi pilihan utama Umat Islam. Prof. Din Syamsuddin mengatakan, saat ini ada sejumlah masalah yang menjadi tantangan kesadaran dan kesiapan sumber daya manusia Muslim dalam persaingan antar peradaban global. “Saat ini banyak universitas Islam yang belum menerobos jajaran universitas top di tingkat nasional maupun internasional”. Akibat kondisi tersebut Pendidikan Islam belum mencapai kemajuan signifikan. Untuk itu Jakarta Islamic Centre menyelenggarakan Jakarta Islamic Education Fair sebagai forum pertemuan antara lembaga Pendidikan Islam dengan umat Islam di Jakarta, sehingga diharapkan muncul kesadaran dan minat untuk menjadikan Pendidikan Islam suatu kebutuhan yang diprioritaskan. (ZS)

Write a Reply or Comment