Home Kabar JIC JIC SELENGGARAKAN PESANTREN LANSIA 2025–2026: MENATA HATI MENJELANG SENJA, MENJEMPUT PULANG MENUJU...

JIC SELENGGARAKAN PESANTREN LANSIA 2025–2026: MENATA HATI MENJELANG SENJA, MENJEMPUT PULANG MENUJU HUSNUL KHATIMAH

0
1126

JAKARTA – Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (JIC) resmi membuka Program Pesantren Lansia 2025–2026, yang berlangsung mulai 4 Desember 2025 hingga 12 Maret 2026. Program ini dirancang sebagai paket pembelajaran Islam intensif bagi kalangan orang tua dan lansia, mengusung tema besar “Menata Hati Menjelang Senja, Melangkah Lembut, Menjemput Pulang Menuju Husnul Khatimah.”

Kegiatan pembelajaran diselenggarakan di Gedung Sosbud Lantai 2 JIC, Jl. Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja – Jakarta Utara. Peserta dibagi ke dalam dua kelas, yaitu Kelas A dan Kelas B, agar proses belajar berlangsung lebih efektif, nyaman, dan kondusif.

Sebelum perkuliahan dimulai, seluruh peserta mengikuti alur administrasi berupa pengisian form registrasi sebagai kontrak belajar, serta menyerahkan fotokopi KTP, KK, dan pas foto 4×6 sebagai data kelengkapan peserta.

 

Penguatan Spiritualitas Melalui Pembelajaran

Kepala Pusat PPIJ yang diwakilkan kehadirannya oleh Kepala Divisi Takmir PPIJ, KH. Ibnu Abidin, Lc, menjelaskan bahwa Pesantren Lansia merupakan wujud pelayanan JIC kepada masyarakat, terutama bagi para orang tua yang ingin terus meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan mereka kepada Allah SWT.

“Pesantren Lansia ini adalah bentuk pelayanan JIC kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan lansia yang ingin terus dekat dengan Al-Qur’an dan ilmu agama. Usia senja bukan alasan untuk berhenti belajar. Justru di fase inilah mereka membutuhkan lingkungan yang membimbing, menenangkan, dan menguatkan iman. Kami berharap program ini menjadi wasilah menuju husnul khatimah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Divisi Pengkajian & Pendidikan PPIJ, Dr. Ir. H. Rasyidi HY, MM, MA, CPA, C.Med, menekankan pentingnya ruang belajar yang ramah bagi para lansia di tengah dinamika kehidupan perkotaan.

“Di tengah dinamika kota besar seperti Jakarta, banyak lansia membutuhkan ruang untuk belajar, bertanya, dan bersosialisasi dalam suasana islami. Pesantren ini bukan hanya pembelajaran, tetapi juga terapi psikis, sosial, dan spiritual. Kami ingin para orang tua merasakan bahwa mereka dihargai, dibimbing, dan tetap produktif dalam ibadah,” tuturnya.

 

Para Pengajar

Program Pesantren Lansia JIC menghadirkan sejumlah pengajar dari berbagai bidang keilmuan di lingkungan JIC, antara lain:

  • KH. Ibnu Abidin, Lc (Kepala Divisi Takmir PPIJ)
  • Dr. Ir. H. Rasyidi HY, MM, MA, CPA, C.Med (Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan PPIJ)
  • Dr. KH. Marhadi Muhayar, Lc, MA
  • Dr. Rina Uswatun Hasanah, MM
  • Dr. Agus Handoko, M.Phil
  • Dr. H. Sugiharto, M.Ag
  • Ust. Landi Efendi, S.Th.I
  • Ustzh. Hj. Yulia Rachmayani, S.Ag
  • Ust. Komarudin, S.Ag
  • Ust. Alfian, S.Ag, M.Sos
  • Ust. Nendi Khumaedi, M.Ag

 

Materi Pembelajaran

Pesantren Lansia menawarkan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan spiritual dan intelektual peserta berusia lanjut, mencakup:

  1. Tasawuf Amali
  • Memahami sifat dan tata cara shalat Nabi Muhammad SAW (Mazhab Syafi’i)
  • Mengapa hati sering gelisah?
  • Cara mudah memaafkan dan menemukan ketenangan hati
  1. Tahsin dan Murojaah
  • Keutamaan belajar Al-Qur’an
  • Murojaah juz ‘amma
  • Kajian hadis tentang memanfaatkan nikmat sehat dan waktu luang
  • Keutamaan mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an

 

Mendekatkan Lansia pada Ilmu dan Ketenteraman

Melalui program ini, JIC berharap dapat memberikan ruang yang aman, tenang, dan bernilai ibadah bagi para lansia dalam memperdalam ilmu agama sekaligus memperkuat spiritualitas di usia yang semakin matang. Pesantren Lansia JIC menjadi salah satu bentuk ikhtiar menghadirkan pembelajaran bermakna bagi masyarakat, sekaligus ladang pahala jariyah yang terus mengalir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − 3 =