KETIKA SEORANG ANAK DITUGASKAN MEMBAWA SEGELAS AIR DAN MENGELILINGI MASJID

JIC – Dalam hidup ini, kita haruslah fokus terhadap apa yang kita lakukan. Jangan hiraukan orang lain yang tidak baik sehingga mengalihkan fokus dan perhatian kita. Sebab, urusan kita adalah urusan kita, sedangkan urusan orang lain bukanlah tanggungjawab kita.

Terkadang dalam melakukan sebuah hal, kita terlalu menghiraukan yang disekitar kita. Hingga kita pun terganggu dengan pikiran kita sendiri. Padahal kita sudah di jalan yang benar, namun jadi membelok karena pikiran kita yang tidak fokus dan terlalu ikut campur urusan orang lain.

Apalagi soal urusan agama, sebenarnya tugas utama seorang muslim adalah bertaqwa dan beriman kepada Allah. Perkara ibadah orang lain bukanlah tangungjawab utama kita, kita hanya disuruh mengingatkan saja. Misal jika ada kemungkaran, namun cara mengingatkan juga haus baik. Jangan sampai kita masuk ke ranah ibadah orang lain hingga terlalu dalam, sebab itu bukan urusan kita.

Berikut ini adalah kisah hikmah yang menceritakan seorang anak kecil yang biasa ke masjid, kemudian ia enggan. Namun Ayahnya memberikan tugas hikmah, hingga sang anak pun memetik hikmah dari tugas tersebut.

Dikisahkan terdapat seorang anak kecul yg setiap hari rajin sholat ke masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ayahnya:?

“Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi” ?

“Lho kenapa?” sahut sang Ayah

“Karena di masjid saya menemukan beberapa orang yg kelihatannya mau sholat tapi malah ada yang sibuk dengan main HP, ada juga yg malah ngobrol sambil gosip dan main petasan.” tutur sang anak

Sang ayah pun berpikir sejenak dan berkata, “Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yg harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu” ucap sang ayah

“Apa itu yah ?” sahut cepat Anak?

“Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah” terang sang ayah terkait tugasnya?

Si anak pun membawa segelas air berkeliling masjid dengan hati-hati, hingga tak ada setetes air pun yg jatuh.?

Sesampai di rumah sang ayah bertanya, “Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling masjid?”

“Sudah” jawab nya?

“Apakah ada yg tumpah?” Tanya ayah

“Tidak” jawab anak

“Apakah di masjid tadi ada org yg sibuk dengan HP nya?” tanya lagi Ayah

“Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini”, jawab si anak.?

“Apakah di masjid tadi ada orang orang yang ngobrol nge gosip?”, tanya sang ayah lagi.?

“Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas” jawab polos anak

Sang ayah pun tersenyum lalu berkata, “Begitulah hidup anakku, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu untuk beribadah, kamu tidak akan punya waktu untuk mencari kejelekan orang lain.?

Tapi bukan berarti kamu diam saja jika melihat kemungkaran. Karena Allah menyuruh kita melakukan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Mengajak orang kepd kebaikan & Peringatkan orang jika melakukan kemungkaran).

Nanti kalau kamu sudah cukup besar Nak tolong ingat kan mereka jika masih ada yang keliru dengan hikmah dan nasihat yang baik agar mereka bisa kembali ke jalan yg benar.?

Marilah kita fokus dengan ibadah kita. Jangan terlalu mengorek orek kejelekan orang lain. Sungguh ibadah kita lah yang nanti paling utama ditanyakan sebagai pertimbangan.

Sumber : gomuslim.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

DOA MEMOHON KETENANGAN HATI SAAT HADAPI PERSOALAN

Read Next

TANDA MATINYA HATI MENURUT SYEKH ATHAILLAH AS-SAKANDARY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − thirteen =