LURUSKAN NIAT, HATI-HATI 4 PENYAKIT HATI INI SAAT BERHAJI

JIC – Bisa melaksanakan haji bagi sebagian besar orang adalah keistimewaan. Pandangan ini wajar mengingat besarnya kebutuhan untuk bisa berangkat ke Tanah Suci, terutama soal finansial.

Namun demikian, orang yang berhaji perlu untuk mawas diri. Sebab, ada sejumlah penyakit hati yang muncul karena haji.

“Niat utama haji adalah mencari ridho Allah dengan mengenyampingkan niat lain. Jangan sampai terbersit dalam hati niat berhaji seperti ingin dipanggil haji, refreshing, atau berbelanja,” ujar Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung, Taufiqurrohim, dikutip dari NU Online.

Dia mengingatkan para calon jemaah haji yang akan berangkat untuk meluruskan niat. Sebisa mungkin menghindar dari penyakit hati.

TAKABBUR DAN EGOIS

Ulama Pringsewu ini menjelaskan penyakit hati kerap muncul ketika berhaji yaitu takabbur atau sombong. Penyakit ini muncul akibat sifat diri yang merasa lebih dibandingkan orang lain.

Penyakit selanjutnya adalah egois. Mengutamakan diri sendiri dan tidak mau memikirkan orang lain. Contohnya, tidak mau antre saat melaksanakan haji.

“Para jemaah haji ini berasal dari berbagai latar belakang bangsa, suku, budaya. Sehingga biasa memunculkan ke’aku’annya. Penyakit ini harus dihindari,” ucap Kiai Taufiq.

RIYA AMAL IBADAH DAN DENGKI

Masih ada lagi penyakit hati lainnya yaitu pamer kelebihan diri atau riya. Sikap ini muncul dalam bentuk memamerkan amal ibadah selama di Tanah Suci.

“Memamerkan sedekah, sholat, dan bacaan Quran harus dihindari saat berhaji. Apalagi di era milenial saat ini mudah sekali bagi setiap orang untuk pamer melalui media sosial,” kata dia.

Ketika melaksanakan haji, masih ada penyakit hati lain yang turut membayangi jemaah yaitu iri dan dengki. Orang berhaji yang memiliki sifat ini biasanya selalu tidak ingin disaingi orang lain.

Lebih lanjut, Kiai Taufiq mengajak umat Islam selalu optimistis bisa berangkat haji diiringi dengan ikhtiar dan doa. Ini agar keinginan menunaikan haji bisa terwujud.

Sumber : dream.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

RENCANA IJTIMA ULAMA PASCAPERTEMUAN JOKOWI-PRABOWO: AKANKAH PRABOWO KEHILANGAN DUKUNGAN PA 212?

Read Next

HADIRI DAN IKUTILAH SHALAT GERHANA BULAN DI MASJID JIC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 2 =