MUI IMBAU MASYARAKAT BEKERJA SAMA TEKAN PENULARAN COVID

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis berpose untuk Republika pada gelaran Festival Republik dan Dzikir Nasional 2019 di Masjid Agung At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (1/1).

JIC, JAKARTA — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Muhammad Cholil Nafis menghimbau masyarakat untuk bekerja sama menekan angka penularan Covid-19 dan menghindari terjadinya lonjakan infeksi gelombang ketiga, yang diprediksi terjadi selama masa libur Natal dan tahun baru.

“Kita harus kerja sama, antar masyarakat, pemerintah dan seluruh pihak, karena sejauh ini kita sudah dapat menekan angka penularan covid dan relatif berhasil. Dan jangan sampai ada lonjakan infeksi lagi,” ujarnya kepada Republika, Rabu (24/11).

 

“Oleh karena itu kebijakan pemerintah untuk menerapkan PPKM ini adalah sebagai upaya antisipasif, dan kita semua harus patuhi demi sebaikan semua pihak,” sambungnya, merujuk pada instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang penerapan PPKM level 3 di seluruh daerah menjelang libur Natal dan tahun baru.

Bagi mereka yang berencana melakukan perjalanan liburan, KH Cholil menyarankan agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menghindari titik-titik kerumunan. Dia juga mengingatkan untuk senantiasa memakai masker demi menghalau penularan virus Covid-19.

“Jika ingin liburan maka jangan lupa terapkan prokes, hindari kerumunan, dan terpenting terus memakai masker karena masker dapat mencegah penularan virus hingga 80 persen,” ujarnya.

“Mobilitas keluar juga, jika tidak terlalu mendesak maka sebaiknya tetap di rumah saja, demi menghindari terjadinya titik kerumunan,” sambungnya.

Dia mengajak masyarakat untuk merayakan libur Natal dan tahun haru dengan perayaan yang sederhana dan hanya melibatkan anggota keluarga inti saja. Adapun mereka yang tengah merantau atau berada jauh dari keluarga, KH Cholil menyarankan agar menunda niatan mudik demi menghindari lonjakan infeksi Covid-19.

 

“Mari kita kerja sama maksimalkan waktu libur Nataru untuk mempererat hubungan keluarga dan mungkin bisa diisi dengan kegiatan sederhana di rumah atau jika berjauhan maka bisa dengan mengandalkan teknologi komunikasi yang sudah canggih,” pungkasnya.

Sumber : ihram.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

TITIK TEMU MODERASI BERAGAMA ARAB SAUDI-INDONESIA

Read Next

KAMPANYE KEBENCIAN TARGETKAN RESTORAN MUSLIM DI KERALA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + 19 =