Home News Update Islam Indonesia MUI MENILAI PERANG DUKUNGAN CAPRES LEBIH BANYAK MUDARATNYA

MUI MENILAI PERANG DUKUNGAN CAPRES LEBIH BANYAK MUDARATNYA

0
267

JIC, JAKARTA—Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi merasa prihatin mencermati kondisi kebangsaan akhir-akhir ini yang menampilkan gejala perpecahan bangsa dengan menguatnya kotak-kotak kepentingan politik yang bernuansa ideologis.

“Kondisi seperti ini tidak sehat dan dapat mengancam keutuhan bangsa,” katanya di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Menurut Zainut, meskipun kegiatan kampanye pilpres belum dimulai namun perang opini, gagasan dan pernyataan sudah mulai ramai baik di media sosial maupun dalam bentuk aksi pengerahan massa.

“Semuanya itu atas nama kebebasan berekspresi dan hak untuk menyampaikan pendapat,” ungkapnya.

Zainut menambahkan, sebagai negara demokrasi, setiap warga diberikan jaminan kebebasan oleh konstitusi untuk menyampaikan pikiran dan pendapat sepanjang sesuai dengan norma-norma kepatutan, etika dan peraturan perundang-undangan.

“Hanya yang perlu dipahami adalah hak asasi manusia (HAM) itu bukanlah kebebasan yang mutlak tanpa batas melainkan ada pembatasannya yaitu undang-undang,” terangnya.

Dirinya menilai bahwa perang tagar antara #2019GantiPresiden dengan #Jokowi2Periode yang dilakukan oleh sejumlah orang memang tidak melanggar aturan dalam pemilu, namun menurut hemat kami hal tersebut tidak perlu dilakukan karena selain belum memasuki masa kampanye.

“Tidak elok, juga tidak produktif di tengah suasana suhu politik yang semakin memanas dapat berpotensi menimbulkan konflik. Sehingga kami menilai mudaratnya lebih banyak dari pada manfaatnya,” pungkasnya. []

sumber ; islampos.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × one =