PROF AZRA SEBUT DUA TEMA DIPLOMASI INDONESIA UNTUK DUNIA (2)

Peristiwa Arab Spring

JIC,– Sebagai informasi, Arab Spring merupakan sebuah istilah politik yang menggambarkan gelombang gerakan revolusioner di sejumlah negara Timur Tengah pada tahun 2011. Rakyat Arab sendiri menyebut Arab Spring sebagai al-Tsaurat al-Arabiyah, yaitu revolusi yang akan mengubah tatanan masyarakat dan pemerintahan Arab menuju ke arah ideal.

Dalam jurnal Agama dan Demokrasi: Munculnya Kekuatan Politik Islam di Tunisia, Mesir dan Libya (2014) karya Muhammad Fakhry Ghafur, kemunculan fenomena Arab Spring disebabkan oleh krisis politik,ekonomi dan pemerintahan di beberapa negara Timur Tengah.

 

Setidaknya ada empat faktor yang menjadi latar belakang Arab Spring.

Pertama, rezim otoriter yang berlangsung selama puluhan tahun di negara-negara Timur Tengah.

Kedua, tingginya tingkat kesenjangan sosial dan ekonomi di negara-negara Timur Tengah.

Ketiga, keinginan masyarakat Arab untuk memperbaiki sistem sosial, politik, ekonomi dan pemerintahan.

Keempat, kemunduran dalam hal hak-hak politik dan kebebasan sipil di beberapa negara Timur Tengah.

 

Secara umum, gelombang revolusi Arab Spring bertujuan untuk meruntuhkan rezim yang otoriter dan ketidakadlilan di beberapa negara Timur Tengah. Selain itu, masyarakat Arab juga berkeinginan untuk menerapkan sistem demokrasi di Timur Tengah.

Sumber : nu.or.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

PROF AZRA SEBUT DUA TEMA DIPLOMASI INDONESIA UNTUK DUNIA

Read Next

JIC TALK : PERILAKU KEBERAGAMAN UMAT ISLAM DALAM LINTASAN SEJARAH WABAH DI INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 3 =