SEJUTA KISAH PERJUANGAN KERUDUNGKU (PART III)

0
288

JIC – Suatu hari aku pulang larut malam, pukul 21.00 WIB, aku baru sampai rumah karena jalan sangat macet dan aku baru saja pulang mengajar privat. Aku sudah tahu pasti ibuku akan mencariku. Aku kaget sekali saat ibuku marah-marah dengan membawa alasan kerudung, kerudung dan kerudung. Setiap perbuatanku yang salah sedikit saja, ibuku langsung memarahiku dengan nada kasar dan kerudung ini sebagai pelampiasan kemarahannya.

Satu tahun ibuku terus menerus memarahiku, namun kini ibuku tidak lagi marah-marah. Aku pun semakin meng-eksplore cerminan seorang muslimah sebenarnya dari lingkungan kampusku. Aku mengenakan rok tak jarang pula mengenakan gamis dalam keseharianku. Kerudung yang ku pakai juga tebal dan tidak menerawang. Aku memakai kerudung double dengan warna yang berbeda. Aku sangat bangga memakai kerudung kemana pun aku pergi.

Aku tidak lagi ikut paduan suara di gereja. Aku sudah punya tim nasyid putri. Ku dendangkan lagu dengan makna-makna Islami. Kitab Injil ku taruh di gudang dan kitab suci Al-Qur’an ku pampang dengan bangga di dalam kamarku. Aku pun kini sering membaca al-Qur’an terjemahan. Alhamdulillah ibuku sudah tidak marah-marah lagi, mungkin lelah melihat putrinya yang kekeh memakai kerudung.

Terima kasih ibu, atas kesempatan aku dan kerudungku ini. Aku yakin, engkau bangga dengan prestasi-prestasi putrimu ini setelah memakai kerudung. Aku semakin bisa membedakan mana yang dilarang Allah dan mana yang diperintahkan Allah. Ibu, teman-temanku adalah teman-teman yang selalu mengingatkan aku untuk jauh dari murka-Nya. Kerudung ini sangat melindungiku dan menjaga hatiku. Ibu aku tetap putrimu yang selalu menyayangimu.

Kisah tiga tahun yang sempat melupakan Islam, dan setahun kemudian aku mempelajari Islam kembali, dan setahun belakangan aku harus memperjuangkan kerudungku, namun kisah tersebut tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kisah yang membuatku semakin bangga menjadi seorang muslimah sejati.

Pesanku untukmu, wahai saudari-saudariku banggalah dengan keislaman kita. Manfaatkanlah waktumu untuk selalu mencari ridho Allah. Banggalah dengan kerudung yang kau kenakan setiap hari, banggalah dengan setiap perjuangan dalam mengenakan kerudungmu. Semoga Allah memberikan kekuatan iman kita untuk menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala apa yang dilarang oleh Allah.

Sumber: Muslimah Inspiring Stories

Pusat Data JIC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + 2 =