Jakarta (islamic-center.or.id)–Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Meta Indonesia pada Rabu (5/3/2026) sore.
Langkah ini diambil menyusul rendahnya tingkat kepatuhan perusahaan dalam menindak konten negatif di platform mereka.
Dalam pertemuan tersebut, Meutya menyoroti lambatnya penghapusan konten hoaks dan informasi yang dapat membahayakan masyarakat.
Ia menekankan, konten terkait kesehatan, judi, hingga isu krisis nasional membutuhkan penanganan cepat.
“Hal-hal yang terkait keselamatan bangsa, terutama dalam masa krisis, juga seharusnya cepat ditangani. Namun, ketika saya membagikan foto saya di Palestina, kontennya cepat sekali langsung dihapus,” ujar Meutya.
Ia mempertanyakan sikap selektif platform terhadap konten tertentu dan meminta transparansi jumlah pengguna di Indonesia. “Apa keberpihakannya terhadap pengguna kita berapa di sini? Seratus berapa?” tanya Meutya.
Seorang peserta rapat menjawab, jumlah pengguna Meta di Indonesia lebih dari 100 juta.
Sidak ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan perusahaan teknologi bertanggung jawab dalam pengelolaan konten yang berpotensi merugikan masyarakat.*












