JIC- Aktor dan musisi Muslim asal Inggris, Riz Ahmed, berhasil meraih Oscar pertamanya dalam film pendek live action terbaik melalui film “The Long Goodbye”.
Kemenangan tersebut menandai pertama kalinya seorang aktor Muslim keturunan Asia Selatan memenangkan penghargaan Oscar.
Dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Middle East, Selasa (29/3), Riz Ahmed dalam pidato penerimaan penghargaannya, ia mengaitkan identitasnya sebagai orang Inggris-Pakistan.
“Dalam waktu yang terbagi seperti ini, kami percaya bahwa semua ini untuk mengingatkan kita bahwa tidak ada ‘kita’ dan ‘mereka’. Hanya ada ‘kita'”
“Ini untuk semua orang yang merasa terjebak di tanah tak bertuan. Kamu tidak sendiri. Kami akan menemuimu di sana. Di situlah masa depan. Peace!” tutur Ahmed.
Kemenangan Ahmed juga telah dirayakan secara luas oleh para penggemar sebagai terobosan bagi orang kulit berwarna dan Muslim di industri hiburan.
Bagi Muslim di Hollywood, kemenangan Ahmed adalah tonggak sejarah besar dan datang dengan latar belakang liputan negatif selama beberapa dekade di industri hiburan.
The Long Goodbye menampilkan musik dari album Ahmed tahun 2021 dengan nama yang sama.
Film pendek dengan durasi 12 menit ini mengisahkan keluarga Asia Selatan di London yang berurusan dengan milisi sayap kanan ekstremis.
Film yang mengangkat isu rasisme tersebut menggambarkan bagaimana satu keluarga yang hidup dengan baik, suatu hari mendapatkan serangan mendadak dari geng bersenjata.
The Long Goodbye menyajikan narasi panjang dan kuat dari awal film hingga akhir. Ahmed, sebagai pemeran utama, bahwa dirinya seorang imigran yang ditolak negaranya sendiri dan juga hancur di negara yang ia tinggali.
Sebelumnya, Riz Ahmed juga telah membuat sejarah di tahun lalu setelah menjadi Muslim pertama yang masuk dalam nominasi aktor terbaik Oscar untuk perannya dalam The Sound of Metal.
Aktor Muslim berusia 39 tahun itu telah menorehkan karir film yang mengesankan, termasuk film lainnya Four Lions, Nightcrawler, Rogue One dan Venom.
Menurut penelitian, Muslim hanya menyumbang 1,6 persen dari 8.965 karakter di 200 film populer dari Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru yang dirilis dari 2017 hingga 2019.
Telah lama Ahmed vocal dalam mengkritik penggambaran Hollywood tentang Muslim yang stereotipikal, ‘beracun’, dan dicap sebagai teroris.
Riz Ahmed lulus dari Universitas Oxford pada 2003 dengan gelar dalam bidang Filsafat, Politik, dan Ekonomi. Ia mendapatkan kesempatan pertamanya sebagai aktor pada 2006 dalam film yang berjudul The Road to Guantanamo. [fan]












