Home News Update Islam Indonesia JIC GELAR SHALAT GHAIB UNTUK PUTRA GUBERNUR JAWA BARAT

JIC GELAR SHALAT GHAIB UNTUK PUTRA GUBERNUR JAWA BARAT

0
601
jic-gelar-shalat-ghaib-untuk-putra-ridwan-kamil

JIC- Masjid Raya Jakarta Islamic Centre, Jum’at (3/6) menggelar shalat ghaib untuk putra Gubernur Jawa Barat Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang hilang di Sungai Aare, Swiss pada Kamis (26/5) lalu. Dipimpin Imam Masjid Raya Jakarta Islamic Centre ustadz Muhtadi Aziz. S.Ag, shalat diikuti ratusan jamaah yang selesai melaksanakan ibadah shalat Jum’at.

Mengikuti himbauan MUI Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta melalui akun media sosialnya menginstruksikan seluruh masjid di DKI Jakarta untuk menggelar shalat ghaib setelah shalat Jumat.

“Sesuai anjuran MUI Jawa Barat dan keputusan keluarga besar Kang Emil, kami menyerukan kepada seluruh masjid di Jakarta agar mendirikan shalat ghaib pasca shalat Jumat untuk ananda Emmeril Kahn Mumtadz, putra dari Ibu Atalia dan Bapak Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), yang hilang di Sungai Aare, Bern, Switzerland, minggu lalu,” Himbau Anies Rasyid Baswedan dalam akun media sosialnya, Jum’at (3/6/2022).

“Kepada seluruh kaum muslimin di Jakarta, kami mengajak, mari kita dirikan shalat ghaib siang ini dan mendoakan ananda Eril, sesuai tuntunan agama kita,” tambahnya.

“Tak ada ujian yang lebih berat daripada orangtua yang harus kehilangan anaknya. Maka tak lupa mari kita doakan keluarga Kang Emil agar Allah beri ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” tutup Anies.

Sebelumnya Emmeril Kahn Mumtadz putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hilang saat berenag di Sungai Aare di Bern Swiss, Kamis (26/5). Saat itu ia sedang bersama adik dan seorang temannya.

Namun Emmeril Kahn Mumtadz terseret arus sungai ketika hendak naik ke permukaan sungai. Sampai saat ini pencarian masih diteruskan.

Kang Emil Ungkap Eril Telah Meninggal Dunia

Innalillahi wainnailahi rajiun, keluarga Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan, Putra GubernurJabar Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang tenggelam di Sungai Aare Swiss, Kamis (26/5), dinyatakan telah meninggal dunia atau wafat. “Innalillahi wainnailahi rajiun, Kulu nafsin daikotul maut, setiap mahluk yang hidup akan mengalami kematian,” ujar Kakak Kandung Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman kepada wartawan di Gedung Pakuan, Jumat (3/6).

Dari sisi keluarga, menurut Erwin, pihaknya sudah menyimak mengevaluasi seluruh proses secara mandiri. Secara ikhtiar, sudah maksimal berdasarkan kondisi yang ada. “Sekarang Pemerintah Swiss sudah melakukan pencarian spesifik yakni mencari jenazah,” katanya. [irfan]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 5 =