Home Kabar JIC BUKAN SEKADAR TRADISI: HALAL BIHALAL PPIJ SEBAGAI RUANG SALING MEMAAFKAN

BUKAN SEKADAR TRADISI: HALAL BIHALAL PPIJ SEBAGAI RUANG SALING MEMAAFKAN

0
403

JIC – Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lobby Convention Hall Jakarta Islamic Centre.

Sebanyak kurang lebih 150 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang terdiri dari segenap pimpinan dan pegawai PPIJ, pimpinan dan pegawai Unit Pengelola Kawasan (UPK) PPIJ, karyawan PJLP (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) yang mencakup petugas kebersihan dan keamanan, serta turut hadir pimpinan dan perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Nendi Khumaedi, M.Pd yang menambah kekhidmatan suasana.

Dalam sambutannya, Kepala PPIJ, KH. Muhyiddin Ishaq, menyampaikan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan kearifan lokal khas Indonesia yang memiliki nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum penting untuk menyelesaikan hak-hak antar sesama manusia.

Kepala PPIJ, KH. Muhyiddin Ishaq saat sambutan acara Halal Bihalal PPIJ

“Halal bihalal ini hanya ada di Indonesia, sebuah tradisi yang sangat positif. Melalui momentum ini, kita berupaya menyelesaikan segala hak dan kesalahan antar sesama manusia. Atas nama pribadi, saya mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya karim, minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar beliau.

Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa selama satu tahun berinteraksi, tentu tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Oleh karena itu, melalui kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan seluruh peserta dapat saling memaafkan dan memperbaiki hubungan ke depannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Imam Masjid Raya Jakarta Islamic Centre, H. Muhtadi Azis, S.Ag, yang memohon keberkahan, persatuan, dan keberlanjutan ukhuwah di antara seluruh peserta.

Usai doa, seluruh peserta mengikuti sesi ramah tamah dengan saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kegiatan ditutup dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antar seluruh elemen yang hadir.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman terus terjaga serta menjadi fondasi dalam membangun sinergi antar lembaga dan masyarakat di lingkungan Jakarta Islamic Centre.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + 19 =