BEGINI HUKUM PENGGUNAAN EMAS DAN SUTRA BAGI MUSLIM LAKI-LAKI

JIC – Emas merupakan salah satu benda berharga bagi banyak orang. Tidak jarang masyarakat menggunakan emas sebagai perhiasan baik untuk cincin, kalung, anting maupun kalung. Lantas bagaimana Islam memandang pemakaian emas? Bagaimana pula hukumnya seorang muslim laki-laki memakai perhiasan emas?

Dosen Rumah Fiqih Indonesia, Ustazd Muhammad Abdul Wahab Lc. menjelaskan bahwa dalam Islam, perhiasan emas hanya dibolehkan untuk kaum hawa atau wanita. Termasuk juga pakaian yang terbuat dari sutra.

“Kedua benda ini, emas dan sutra, hanya dikhususkan boleh dipakai oleh kaum perempuan. Sedangkan bagi laki-laki hukumnya haram. Karena ada hadits yang secara tegas melarang pemakaian perhiasan dari kedua hal ini,” jelasnya.

Dari Ali bin Abi Thalib, dia berkata: Aku telah melihat Rasulullah mengambil sutra dan meletakkannya ditangan kanannya dan mengambil emas lalu meletakkannya ditangan kirinya. Kemudian beliau bersabda, “Sesungguhnya dua hal ini (sutra dan emas) diharamkan atas kaum laki-laki dari umatku”. (HR. Ahmad : I/115, Abu Dawud : 4058, An-Nasa’I : VIII/160, dengan sanad hasan)

Hadits lain dari Abdullah bin Amru bin ‘Ash dalam hadits marfu’ tertulis, “Barangsiapa diantara umatku yang memakai perhiasan emas, lalu ia wafat sedang ia masih memakainya, pasti Allah haramkan emas-emas jannah atasnya. Dan barangsiapa yang memakai sutra dari umatku, lalu ia wafat sedang ia masih memakainya, niscaya Allah haramkan atasnya sutra-sutra jannah.” (HR. Ahmad, dan sanadnya dinyatakan shahih oleh Al-Albany).

Atas penegasan hadits ini, para ulama sepakat bahwa laki-laki itu tidak boleh menyerupai wanita. Salah satunya dalam hal memakai perhiasan emas. Misalnya memakai jam tangan emas, cincin emas, atau kalung emas dan sebagainya. Itu tidak bolehkan bagi laki-laki, sedangkan bagi perempuan itu dibolehkan, bahkan dianjurkan untuk menyenangkan suaminya.

“Dalam tradisi kita, sebelum nikah biasanya ada tukar cincin antara calon mempelai pria dan wanita. Nah ini kalau cincin emas, buat laki-laki dipakai gak boleh. Kecuali tukar cincinnya buat laki-laki dari perak. Tapi kalau perhiasan dari emas itu jelas tidak boleh karena ada hadits yang secara tegas mengharamkan pemakaian ini,” paparnya.

Ustadz Abdul Wahab mengatakan pemakaian cincin perak bagi laki-laki dibolehkan, bahkan dianjurkan Nabi. Karena Nabi memakai cincin dari perak yang salah satu tujuannya untuk stempel. “Dulu nabi kalau mengirim surat ke raja Heraclius di Romawi, Nabi menyetempel surat itu dengan cincin yang dipakainya. Tertulis di cincin beliau, Muhammad Rasulullah,” jelasnya.

Jadi, muslim laki-laki tidak boleh atau haram hukumnya menggunakan perhiasan emas dan sutra. Allah SWT dan Rasul-Nya secara jelas melarang penggunaan kedua barang ini karena termasuk dalam tasyabbuh, menyerupai wanita.

Sumber : gomuslim.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

INFO LOWONGAN KERJA, POSISI PETUGAS MARBOT MASJID JIC

Read Next

PETA TERTUA DALAM SEJARAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + thirteen =