BERTAHAP, RATUSAN JAMAAH INDONESIA TIBA MAKKAH

1
291
bertahap-ratusan-jamaah-indonesia-tiba-di-makkah

JIC– Jamaah haji Kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) tiba di Makkah. Jemaah yang diberangkatkan dari Madinah pagi tadi, tiba di sudah tiba di Hotel Al Ghadeer, Syisyah, Makkah, Senin (20/5/2024). Total jamaah JKG-01 berjumlah 392 jemaah, tiba dengan menggunakan 10 bus.

Mereka berangkat dari Hotel Abraj Taba dengan mengenakan kain ihram dan sudah mengambil Miqat di masjid Bir Ali untuk selanjutnya melaksanakan ibadah Umrah di Makkah Al Mukarramah. Para jamaah tiba sekitar pukul 12.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Kedatangan para jemaah disambut dengan suka cita. Mereka diberikan bunga, minuman, jus, cemilan, kue hingga suvenir berupa parfum.

Entam Rustamah, salah satu jamaah haji yang tergabung dalam kloter JKG-01 mengaku senang dan terharu dengan sambutan yang diberikan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

“Alhamdulillah sampai di Makkah tengah hari jam 13.00 tadi. Kami bersyukur sekali semuanya ramah menyambut saya dari mulai bus begitu turun orang-orang yang ada di Makkah begitu terharu saya, dituntun, dikasih makanan. Ya Allah begitu baiknya. Begitu baiknya bersyukur sekali. Semoga bisa menjadi haji yang mabrur,” ucap Entam sambil mengusap air matanya.

Baca Juga: JAMAAH HAJI INDONESIA MULAI MENINGGALKAN MADINAH

Para jamaah juga diberikan smart card. Salah satu jamaah menjadi perwakilan untuk acara serah terima smart card. Kartu tersebut dikalungkan kepada jemaah tersebut.

Smart Card berbentuk kartu elektronik yang dikeluarkan secara resmi oleh Kerajaan Arab Saudi. Kartu ini untuk memudahkan jemaah dalam mengakses informasi yang berkaitan dengan haji, seperti lokasi-lokasi pelaksanaan haji di Tanah Suci.

Terpenting, smart card ini merupakan akses masuk ke Arafah. Sehingga kartu tersebut harus selalu dibawa oleh jemaah dan jangan sampai hilang.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Khalilurrahman menyampaikan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan seluruh fasilitas maksimal bagi jemaah. “Kami ingin jemaah dapat aman dan nyaman selama beribadah di Kota Makkah. Di pemondokan, ada petugas-petugas yang siap melayani jemaah. Silakan menghubungi petugas bila perlu bantuan,” ungkap Khalil.

Upaya memberikan kenyamanan ibadah juga dilakukan dengan pemberian smartcard yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi. “Seluruh jemaah haji Indonesia akan kita bagikan smartcard ini saat tiba di Makkah. Jangan sampai hilang, karena kartu ini menjadi penanda agar jemaah dapat masuk ke Arafah nanti,” tutur Khalil.

“Hanya mereka yang memiliki kartu ini yang berhak masuk Arafah,” sambungnya.

Para jamaah akan beristirahat terlebih dahulu, minimal selama empat jam. Setelah itu mereka akan berangkat ke Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here