SAHABAT RASULULLAH INGATKAN PEDIHNYA SAKARATUL MAUT (2)

JIC,–

Muadz melanjutkan munajatnya menjelang kematiannya.

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui kalau aku tak mencintai dunia dan tak ingin terus hidup di dalamnya untuk mendoakan sungai-sungai atau menanam pepohonan. Akan tetapi di dalamnya aku hanya suka ber haus-haus di terik matahari berpuasa, salat di malam yang dingin, mengisi waktu dengan ibadah, dan mendatangi para ulama dengan mengikuti mereka di majelis-majelis Dzikir.”

“Kemudian ia menghembuskan nafas terakhirnya. Semoga Allah merahmatinya,”

Tatkala Abu Darda menghadapi sakaratul maut ia merelakan jiwa dan raganya seraya berkata. “Hendaklah setiap orang beramal sebagai bekal untuk menghadapi sakaratul maut seperti yang aku alami ini. Hendaklah tiap orang beramal sebagai bekal untuk menghadapi saat-saat seperti aku alami ini.

“Kemudian ia menghembuskan nafas terakhirnya, semoga Allah merahmatinya.”

 

Syekh Abdul Aziz mengatakan, ketahuilah bahwa kepedihan yang menimpa badan sesungguhnya dirasakan melalui perantara roh. Apabila kepedihan itu telah sampai ke dalam roh itu sendiri, maka jangan tanyakan tentang kesusahan dan kepedihannya.

“Bahkan mereka mengatakan sesungguhnya kepedihan yang menimpa roh itu lebih keras daripada hujaman pedang, potongan gergaji dan gunting,” katanya.

Syekh Abdul Aziz mengatakan, mengapa ia tak mampu berteriak, kendati kepedihan yang dirasakannya, karena begitu dalamnya rasa sakit dan kesengsaraannya, sehingga kepedihan itu mengalahkan semua kekuatannya dan melemahkan semua anggota badannya. Dengan kondisi demikian tak tersisa lagi kekuatannya untuk meminta pertolongan dan bantuan.

” Adapun akal, kepedihan itu menutupinya dan mengaburkannya, adapun lidah, kepedihan itu membisukannya. Sedangkan tangan dan kakinya, kepedihan itu melumpuhkan dan melemahkannya,” katanya.

Sumber : Republika.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

SAHABAT RASULULLAH INGATKAN PEDIHNYA SAKARATUL MAUT

Read Next

UAH ANCAM PROSES HUKUM ORANG YANG FITNAH DONASI PALESTINA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + two =