SAHABAT RASULULLAH INGATKAN PEDIHNYA SAKARATUL MAUT

Ilustrasi Sahabat Nabi.                                                                                                       Foto: MgIt03

Ketika mengalami sekarat menjelang wafatnya Abu Hurairah menangis.

JIC, — Diriwayatkan dari Katsir bin Zaid, ketika Hakim bin Hizam sudah lanjut usia, matanya buta, kemudian ia mengeluh sakit dan sakitnya bertambah parah.

“Sungguh aku akan mendatanginya dan melihat apa yang dikatakannya. Ternyata Hakim menggerutu dan berujar. “La ilaha ilallah, aku mencintai-Mu dan takut kepada-Mu,”. Dan Hakim mengatakan hal itu sampai meninggal dunia.

Riwayat ini ditulis Syaikh Abdul Aziz bin Muhammad bin Salman dalam kitabnya Irsyadul Ibad.

 

Ketika mengalami sekarat menjelang wafatnya Abu Hurairah menangis. Mereka bertanya, “Apa yang membuatmu menangis?” Ia menjawab, “Jauhnya perjalanan, sedikitnya bekal, lemahnya keyakinan, dan takut jatuh dari atas Shirath ke neraka.”

Ketika Muadz bin Jabal mengalami sakaratul maut, ia berkata, “Aku berlindung kepada Allah dari malam yang keesokan paginya ke neraka.”

Kemudian ia berkata, “Selamat datang dengan kematian, pengunjung yang menghilangkan, dan dengan kekasih yang datang ketika dibutuhkan titik Ya Allah sungguh aku takut kepadamu komandan Hari ini aku berharap kepadamu.”

Sumber : Republika.co.id

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

HAKIKAT BERZIARAH KE MAKAM NABI MUHAMMAD SAW

Read Next

SAHABAT RASULULLAH INGATKAN PEDIHNYA SAKARATUL MAUT (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × four =