SOLIDARITAS KARNATAKA, MUSLIMAH LUDHIANA GELAR HIJAB MARCH

0
210

JIC- Muslimah di Ludhiana akan mengadakan ‘Pawai Hijab’ (Hijab March) pada Sabtu (12/2) untuk mengekspresikan solidaritas dengan siswa perempuan dari komunitas di Karnataka, di mana kontroversi telah terjadi atas masalah larangan pakaian. Keputusan itu diambil pada pertemuan para Imam dari 80 masjid di Masjid Jama Ludhiana.

“Untuk mengekspresikan solidaritas dengan mahasiswa Muslim dan untuk mengambil sikap dalam masalah ini, para wanita telah memutuskan untuk memimpin pawai dari Rumah Sakit Sipil ke Masjid Jama yang meliputi area seperti Lapangan Gunj.  dan Jembatan Jagraon.  Laki-laki akan mengikuti mereka,” kata Shahi Imam dari Masjid Jama, Maulana Usman Ludhianvi dilansir dari laman Indian Express pada Jumat (11/2).

Imam Shahi juga memuji gadis yang berdiri untuk dicemooh oleh sekelompok mahasiswa yang mengangkat slogan-slogan agama di luar kampusnya.

Baca juga:

BOLEHKAN MENJUAL BARANG YANG TIDAK DIMILIKI?

AYAT-AYAT PENDIDIKAN (1)

TELADAN RASULULLAH KETIKA MENGHADAPI KRISIS

Adapun Pemerintah Karnataka pekan lalu mengeluarkan perintah membuat seragam yang ditentukan olehnya atau manajemen lembaga swasta wajib bagi siswa di sekolah dan perguruan tinggi pra-universitas di seluruh negara bagian. Protes terjadi di negara bagian atas siswa yang ditolak masuk ke lembaga pendidikan karena jilbab.

Sekretaris media Shahi Imam Mustkeem menyebutnya sebagai langkah untuk menghentikan gadis-gadis Muslim pergi ke sekolah.  “Itu adalah pilihan pribadi seseorang untuk mengenakan jilbab atau tidak sesuai dengan keyakinan agamanya. Tidak seorang pun memiliki hak untuk mendikte atau mengambil kendali atas pilihan busana siapa pun” kata dia.

“Ini menunjukkan bagaimana kekuatan komunal mencoba memainkan permainan kotor dan menyebarkan kebencian di antara orang-orang di masyarakat. Hanya sedikit orang yang sibuk bermain politik kebencian,” ucap Shahi Imam.

 Menanggapi keputusan Hijab March, perempuan yang sedang mengejar gelar di bidang desain busana, Khatija mengatakan, “Saya memakai Hijab di perguruan tinggi dan tidak ada yang pernah keberatan. Sangat memalukan untuk menargetkan seseorang karena penampilan mereka,” kata dia.

Sementara seorang guru dan warga Mayapuri, Asma mengatakan dia akan menjadi bagian dari pawai.  “Anak perempuan pergi ke lembaga pendidikan untuk belajar.  Mereka boleh memakai hijab atau burkha. Tidak seorang pun boleh memiliki keberatan terhadap keyakinan agama seseorang,” kata dia.

Ludhiana merupakan sebuah kota di India. Kota ini letaknya di bagian utara. Tepatnya di negara bagian Punjab dan distrik Ludhiana. Pada tahun 2008, kota ini memiliki jumlah penduduk sebesar 2.000.000 jiwa. Kota ini merupakan kota terbesar di negara bagian itu. [fan]

Sumber: republika.co.id

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here