YOUTH ISLAMIC DIGITAL FEST, BIRO DIKMENTAL: JIC TANGGAP PERKEMBANGAN ZAMAN

youth-islamic-digital-fest-biro-dikmental-jic-tanggap-perkembangan-zaman

JIC– Kepala Biro Dikmental Pemprov DKI Jakarta, Gunas Mahdianto mengatakan adanya kegiatan Youth Islamic Digital Fest ini adalah salah satu bukti bahwa organisasi Jakarta Islamic Centre ini tanggap terhadap perkembangan zaman, terutama perkembangan teknologi informasi.

“Selain itu juga telah merealisasikan salah satu dari tujuan JIC itu sendiri yaitu menyelenggarakan kegiatan pengembangan sumber daya muslim baik itu melalui dakwah, pendidikan, dan pelatihan,” katanya dalam pembukaan acara Youth Digital Fest, Jumat (2/12/2022).

Teknologi digital menurut Gunas telah menjadi bagian dari kehidupan yang tidak bisa dilepaskan dan semakin diperlukan terutama sejak pandemi Covid-19.

“Bisa dikatan pandemi Covid-19 dua tahun lalu telah mempercepat adopsi terhadap teknologi digital, terutama di bidang ekonomi dan pendidikan,” ujarnya.

Gunas menambahkan bahwa ekonomi digital pada bulan November tahun 2022 ini telah tumbuh 22 % dan Indonesia menjadi pemain utama dalam transasi ekonomi digital di Asean. Indonesia, lanjut Gunas telah menyumbang 40% dari nilai transaksi ekonomi digital di Asean.

“Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mumpuni dalam menghadapi era dimana teknologi ekonomi digital menjadi alat untuk meningkatkan produktifitas dan perekonomian kita,” ujarnya.

“Dalam society 5.0, sumber daya manusia merupakan komponen utama dalam menciptakan nilai yang baru melalui pengembangan teknologi informasi dan juga digital yang dapat meminimalisir kesenjangan ekonomi di kemudian hari,” tambahnya.

Gunas berharap anak-anak muda kedepannya harus senantiasa mengikuti perkembangan teknologi, menguasai teknologi digital, serta memiliki kemampuan berfikir kritis, berkolaborasi, dan juga kreatifitas.

“Ini adalah bagian dari tujuan pendidikan abad-21 yang memang sudah direncanakan oleh UNESCO sejak tahun 2016,” jelasnya.

“Kita diharapkan dapat hidup berdampingan dengan teknologi digital, jangan sampai perkembangan teknologi digital ini justru bisa menghapus eksistensi manusia itu sendiri,” uajarnya.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu sarana meningkatkan kesadaran generasi muda dan segenap masyarakat untuk mempersiapakan diri menghadapi society 5.0,” tukasnya.

Jakarta Islamic Centre

Read Previous

ISLAM WASATHIYAH SOLUSI TERHADAP KERUSAKAN PERADABAN

Read Next

HARI PERTAMA GELARAN YOUTH ISLAMIC DIGITAL FEST 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Konsultasi Online JIC
Kirimkan pertanyaan kepada kami...